Jakarta - Lintah darat atau rentenir yang berkedok koperasi simpan pinjam (KSP) mencari mangsa untuk menjeratnya dengan bunga sangat tinggi. Mereka mengambil keuntungan dengan cara-cara curang mengaku sebagai koperasi.

Manajer Koperasi Simpan Pinjam Bina Seroja, Wahyu Yuyun Sihotang mengatakan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan rayuan kemudahan dan kecepatan dalam mencairkan pinjaman. Sebab, kalau sampai salah meminjam akan menderita dalam mengangsur cicilan.

Sekarang banyak pinjaman online. Mereka berkedok koperasi tapi rentenir

"Sekarang banyak pinjaman online. Mereka berkedok koperasi tapi rentenir dan banyak juga yang terjerat. Sebenarnya kalau kami sendiri enggak masalah sih, jadi kalau anggota kami (Koperasi Bina Seroja) sudah paham. Dari sisi bunganyapun tinggi sekali ya," ujar Yuyun kepada Tagar di kantornya, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.

Yuyun menjelaskan rentenir yang berkedok koperasi itu cenderung menggebu-gebu untuk memberikan pinjaman. Selain itu biasanya syarat pinjaman sangat sederhana, seperti fotokopi KTP saja dana langsung dicairkan.

"Saya pernah mendapat SMS itu kemudian saya balas untuk mengetahui, kemudian dia langsung kirim syarat-syarat pengajuan pinjaman online tersebut terus dia langsung kirim simulasi perhitungan pinjaman," ujarnya.

Lebih lanjut, Yuyun menjelaskan biasanya setelah korban tergiur, maka rentenir langsung meminta uang DP (down payment/uang muka) sebelum uang pinjaman ditransfer.

"Kalau kami koperasi tidak meminta DP pencairan pinjaman. Enggak ada seperti itu," kata Yuyun.

Baca juga: