UNTUK INDONESIA
Protes Mal Jakarta Garden City, 24 Orang Ditangkap
Polisi mengatakan pihaknya telah menahan sebanyak 24 orang yang diduga terlibat dalam aksi protes berbuntut kericuhan di Jakarta Garden City.
Kerusuhan di Mal Aeon Jakarta Garden City menimbulkan banyak kerusakan di bagian kaca dan pos pengaman pusat perbelanjaan tersebut. (Foto: Antara/Fianda Rassat)

Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah menahan sebanyak 24 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan dan perusakan di Mal AEON Jakarta Garden City, Jakarta Timur, pada Selasa pagi, 25 Februari 2020 kemarin. Dari jumlah itu, 8 orang di antaranya telah terbukti melakukan tindak vandalisme.

"Pelaku yang terbukti melakukan perusakan ada delapan orang sedangkan 16 orang diamankan sementara sebagai saksi," kata Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu, 16 Februari 2020, diberitakan Antara.

Yusri menjelaskan, delapan orang yang terbukti melakukan perusakan itu antara lain berinisial AW, SA, HR, AB, IF, DA, AAS dan FAS. Namun begitu, polisi belum menetapkan delapan pelaku tersebut sebagai tersangka lantaran masih ingin mendalami peran mereka dalam kasus tersebut.

Sedangkan untuk 16 orang lainnya, Yusri menyebut pihaknya menangkap mereka untuk dimintai keterangan terkait insiden perusakan AEON Mall. Saat ini, delapan pelaku dan 16 saksi tersebut masih diamankan di Polres Metro Jakarta Timur untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Sementara untuk pelaku yang diamankan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Jakarta Timur," kata Yusri.

Kerusuhan di Mal Aeon Jakarta Garden CityKerusuhan di Mal Aeon Jakarta Garden City menimbulkan banyak kerusakan di bagian kaca dan pos pengaman pusat perbelanjaan tersebut. (Foto: Antara/Fianda Rassat)

Diberitakan sebelumnya, sekelompok warga melakukan aksi protes kepada Mal AEON Jakarta Garden City lantaran menganggap keberadaan bangunan pusat perbelanjaan tersebut sebagai penyebab banjir di sekitar tempat tinggal mereka.

Demonstrasi kemudian memanas dan berlangsung ricuh, sementara petugas pengamanan mal yang kalah jumlah tidak bisa menghalau massa yang merangsek masuk ke dalam mal dan merusak sejumlah fasilitas mal. Dalam kericuhan itu, sempat terjadi aksi peleparan batu oleh peserta aksi yang menyebabkan sejumlah kaca jendela pecah dan beberapa pos keamanan mengalami kerusakan.

Kericuhan yang dilaporkan terjadi pada pukul 9 pagi itu baru dapat diatasi saat aparat kepolisian turun ke lokasi dan melakukan pembubaran. Pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Buntut Kerusuhan di Mal Aeon Jakarta Garden City

Sejumlah aparat gabungan TNI/Polri diturunkan untuk melakukan pengamanan disekitar lokasi. beberapa personel Brimob yang mengendarai motor juga ditemoatkan untuk berjaga di depan mal. Beberapa tenant juga memutuskan untuk memulangkan karyawan mereka karena mal yang tidak beroperasi. []

Berita terkait
Banjir, Mal AEON Jakarta Garden City Diamuk Warga
Puluhan warga Cakung, Jakarta Timur, mengamuk ke pengelola Kompleks Jakarta Garden City (JGC), Selasa, 25 Februari 2020.
Dipaksa Mengaku, Lutfi Alfiandi Disetrum Polisi
Lutfi Alfiandi, bocah pembawa bendera yang viral mengaku di-setrum oleh polisi sewaktu diperiksa di Polres Jakarta Barat.
Polisi Pukuli Mahasiswa Saat Demo di DPRD Sumut Diusut
Kapolda Sumut melakukan penyelidikan terkait anggota polisi melakukan kekerasan terhadap mahasiswa saat demo di depan DPRD Sumut
0
Khofifah: May Day Risiko Besar Penularan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepada buruh untuk tidak turun ke jalan memperingati May Day Hari Buruh Internasional.