Profil Tony Blair yang Usulkan Paspor Kesehatan Digital

Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair mengusulkan strategi untuk membangkitkan kembali industri pariwisata, yaitu paspor kesehatan digital.
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. (Foto: Tagar/Azzahrah)

Jakarta - Pandemi telah berdampak pada semua sektor, termasuk pariwisata. Organisasi Pariwisata Dunia PBB memperkirakan, pendapatan ekspor dari pariwisata bisa turun hingga USD 910 miliar, menjadi USD 1,2 triliun dari tahun 2020.

Dalam Global Tourism Forum, pada Kamis 16 September 2021, Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair mengusulkan sejumlah strategi untuk membangkitkan kembali industri pariwisata dunia.

Pertama, Blair mendesak negara-negara yang kaya membantu negara berkembang dalam program vaksinasi. Selain itu, ia juga mengusulkan sertifikat atau paspor kesehatan digital yang diakui secara universal dan mencakup status vaksinasi serta pengujian.

Blair mengklaim, sistem verifikasi universal adalah satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang aman. Tony Blair bukan hanya seorang mantan Perdana Menteri Inggris.

 Ia juga rencananya akan dilibatkan sebagai Anggota Dewan Pengarah, dalam proses pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur.

Lahir di Edinburgh, 6 Mei 1953, Tony Blair adalah mantan Perdana Menteri Inggris termuda yang pernah terpilih saat itu. Wawasan yang luas serta sikap terbuka kepada siapa saja membuat pemilik nama lengkap Anthony Charles Lynton Blair ini terpilih menjadi Perdana Menteri pada tahun 1997. 

Pria yang akrab disapa Blair ini mulai terjun ke dunia politik saat dirinya bergabung dengan sebuah partai politik, Labour Party, pada tahun 1983. Sebelumnya, Blair adalah seorang pengacara lulusan Oxford University.

Kepemimpinan Blair selama menjabat sebagai Perdana Menteri dalam empat tahun pertama diakui rakyat bertindak secara tegas dan cerdas terlihat pada kontribusinya dalam bernegosiasi untuk menyelesaikan konflik Jumat Agung yang terjadi di Irlandia Utara selama tiga puluh tahun berturut-turut. Konflik tersebut terjadi di antara kaum Katolik minoritas dan Protestan.

Nama Blair semakin melejit begitu ia berhasil membantu Irlandia dalam menyelesaikan konflik yang terjadi. Tak hanya itu, keberhasilannya dalam mendirikan badan perwakilan terpilih di Skotlandia dan Wales, mendirikan kerja sama secara politis dengan partai ketiga, Partai Demokrat Liberal.

Kemudian juga mengurangi jumlah pengangguran di Inggris nyatanya mampu menarik banyak simpatisan untuk memilihnya kembali dalam pemilu. 

(Azzahrah Dzakiyah Nur Azizah)


Berita terkait
Profil Nafa Urbach yang Diteror Penagih Pinjaman Online
Nafa Urbach sempat jadi sasaran teror oknum jasa pinjaman online atau pinjol ia lantas menceritakan hal ini ke awak media. Berikut profilnya.
Profil Arteria Dahlan yang Bela Menkumham Yasonna Loly
Anggota DPR Fraksi PDIP membela Menkumham Yasonna Loly dan soroti soal over capacity. Berikut profilnya.
Profil Munir Said Thalib, Meninggal di Pesawat Secara Misteri
Kasus pembunuhan Aktivis HAM Munir Said Thalib sudah menjadi misteri selama 17 tahun, ia meninggal di pesawat Garuda secara misterius.
0
Profil Tony Blair yang Usulkan Paspor Kesehatan Digital
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair mengusulkan strategi untuk membangkitkan kembali industri pariwisata, yaitu paspor kesehatan digital.