Presiden Joe Biden Berlakukan Status Bencana Besar di Texas

Presiden Joe Biden deklarasikan bencana besar di Negara Bagian Texas yang membuka jalan untuk menyalurkan berbagai dana federal ke Texas
Warga antre air bersih di pabrik bir, Meanwhile Brewing Company, di Austin, Texas, AS, 19 Februari 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – Badan Manajemen Darurat Federal (Federal Emergency Management Agency/FEMA) mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, pada Sabtu, 20 Februari 2021, mendeklarasikan bencana besar di Negara Bagian Texas. Status itu membuka jalan untuk menyalurkan berbagai dana federal bagi penduduk di negara bagian itu.

Jutaan orang di negara bagian penghasil minyak dan gas terbesar di AS itu tidak mendapat aliran listrik selama berhari-hari. Dan hampir separuh penduduknya juga kesulitan mendapatkan air bersih yang aman untuk diminum.

Sekitar 80 ribu pelanggan listrik di Texas masih belum mendapat listrik dan pemanas pada Sabtu, 20 Februari 2021. Lebih dari 14 juta orang di 160 dari 254 county (daerah setingkat kabupaten-red.) masih mengalami gangguan air hingga Jumat, 19 Februari 2021, malam, sementara dampak dari cuaca dingin ekstrem meluas hingga ke negara bagian Mississippi, Louisiana, Tennessee dan lainnya.

texas2Badai musim dingin Uri memicu cuaca dingin dan menyebabkan pemadaman listrik di Texas, AS, 18 Februari 2021 (Foto: voaindonesia.com/AFP)

Deklarasi status darurat oleh Biden itu memungkinkan penyaluran dana pajak kepada para individu maupun pengusaha di seluruh Texas, termasuk pendanaan bagi tempat tinggal sementara, pinajaman berbunga rendah dan perbaikan rumah.

Gedung Putih mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Gubernur Texas, Greg Abbott, seorang politisi dari Partai Republik, untuk menyediakan bantuan. Sebelumnya, Abbott menolak mengakui kemenangan Biden atas Donald Trump dalam pemilihah presiden (pilpres) 3 November 2020 lalu (vm/ft)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Sang Ayah dan Putranya Mengarungi Banjir Badai Harvey, Texas
Berita Foto: Seorang ayah di Houton bersama putranya sedang mengarungi banjir untuk mencari tempat amat dengan menggunakan sampan kecil. Akibat amukan badai Harvey, di Texas yang terjadi Jumat (25/8) lalu, sebanyak 30 ribu warga mengungsi. Kini Houton dilanda perampokan, kriris pangan dan air bersih serta penyakit kulit. Presiden AS, Donald Trump sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana. (Foto:USAToday)
0
UU Baru Vatikan Kriminalisasi Pelaku Pelecehan Seksual
Vatikan revisi UU yang perberat hukuman dan kriminalisasi bagi pelaku pelecehan seksual oleh pastor dan kaum awam