Presiden Brasil Diperiksa untuk Kemungkinan Operasi Darurat

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, sedang dievaluasi Rabu untuk kemungkinan operasi darurat terkait dengan cegukannya yang terus-menerus
Ambulans yang membawa Presiden Brazil Jair Bolsonaro dari rumah sakit militer ke pangkalan udara untuk diterbangkan ke Sao Paulo, di Brasilia, Brazil, Kamis, 14 Juli 2021 (Foto: voaindoesia.com/AP)

Jakarta – Kantor Presiden Brasil mengatakan Presiden Jair Bolsonaro sedang dievaluasi Rabu untuk kemungkinan operasi darurat. Pernyataan awal mengatakan Bolsonaro, 66 tahun, dirawat di Rumah Sakit Angkatan Bersenjata di Ibu Kota, Brasilia, pada dini hari dan “merasa sehat." Menurut pernyataan itu tim dokter sedang memeriksa cegukannya yang terus-menerus.

Namun, beberapa jam kemudian, kantor kepresidenan mengatakan Dr Antonio Luiz Macedo, ahli bedah yang mengoperasi Bolsonaro setelah dia ditikam di perutnya dalam kampanye presiden 2018, memutuskan memindahkannya ke Sao Paulo, di mana dia akan menjalani tes tambahan untuk mengevaluasi perlu tidaknya operasi darurat.

Penusukan menyebabkan kerusakan usus dan pendarahan internal yang serius dan Presiden Bolsonaro telah menjalani beberapa operasi sejak itu, beberapa tidak terkait dengan serangan itu.

presiden jairPresiden Brasil, Jair Bolsonaro, di Istana Planalto di Brasilia, Brazil, 24 Februari 2021. (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Dalam beberapa pekan terakhir, Bolsonaro tampak kesulitan berbicara dalam berbagai kesempatan dan mengatakan bahwa ia menderita cegukan yang terus menerus. Keesokan harinya, dalam sesi Facebook Live mingguannya, Bolsonaro meminta maaf lagi karena tidak dapat mengekspresikan dirinya dengan baik karena mengalami cegukan selama seminggu.

Bolsonaro berada di bawah tekanan yang semakin besar karena penyelidikan kongres mengenai penanganan pandemi oleh pemerintahannya dan dugaan korupsi dalam perolehan vaksin untuk melawan Covid-19. Jajak pendapat mengindikasikan ia dapat kalah dalam pemilu berikutnya, pada 2022.

Selasa, 13 Juli 2021, malam, dalam pertemuan 20 menit dengan presiden di Brasilia, para pendukung berulang kali memintanya menjaga kesehatan (lt/ka)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Presiden Jair Bolsonaro Ancam Brasil Keluar dari WHO
Presiden Jair Bolsonaro mengancam menarik Brasil keluar dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).
0
Opini: Memaknai Deklarasi Secara Riil
Deklarasi Gotong Royong PPKM Darurat tidak akan bermakna bila tidak ditindaklanjuti oleh komitmen dan tindakan secara nyata dari seluruh pihak.