UNTUK INDONESIA
Prabowo Minta Jusuf Kalla Pulangkan Rizieq Shihab
Mantan Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Prabowo telah menyampaikan permintaan khusus terkait pemulangan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan perwakilan pihak pemerintah.
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat tiba di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri makan siang bersama-sama. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Prabowo telah menyampaikan permintaan khusus terkait pemulangan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan perwakilan pihak pemerintah.

Menurut Dahnil, dalam pertemuan Prabowo sama sekali tidak membahas mengenai transaksi jabatan atau pembagian jatah kursi menteri sebagai syarat rekonsiliasi politik setelah Pilpres 2019 berakhir. Ketua Umum Partai Gerindra itu justru meminta rekonsiliasi dijadikan upaya untuk mengubur dendam politik, yang muncul dan terpelihara sejak kontestasi pemilu beberapa waktu lalu.

Selain secara resmi disampaikan kpd Pak @Pak_JK juga beliau sampaikan kpd tokoh2 pemerintahan yg menjd utusan resmi Presiden, Pak @prabowo juga menyampaikan terkait agar Habib Rizieq bisa kembali ke Indonesia dan kita bisa mengubur dendam politik.

"Upaya pak @prabowo ikut mengubur dendam politik, dan memastikan ulama-ulama kita bisa kembali berdakwah dg guyub, termasuk kepulangan Habib Rizieq, sdh beliau sampaikan scr resmi melalui Pak @Pak_JK," kata Dahnil melalui akun media sosial Twitter miliknya, @Dahnilanzar, Senin, 15 Juli 2019.

Baca juga: Boleh Gabung Koalisi Jokowi, Asal Tidak Ambil Jatah PKB

"Selain secara resmi disampaikan kpd Pak @Pak_JK juga beliau sampaikan kpd tokoh2 pemerintahan yg menjd utusan resmi Presiden, Pak @prabowo juga menyampaikan terkait agar Habib Rizieq bisa kembali ke Indonesia dan kita bisa mengubur dendam politik," ujar dia melanjutkan rangkaian cuitan.

Prabowo pada akhirnya berkenan melakukan pertemuan dengan Presiden Terpilih 2019 Joko Widodo (Jokowi) di MRT Lebak Bulus pada Sabtu, 13 Juli 2019 lalu. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama di sebuah mall di Senayan, Jakarta Pusat.

Bertemunya dua mantan seteru politik itu membuat banyak pendukung Prabowo kecewa. Berbagai ungkapan kekecewaan juga diakui Dahnil banyak diterimanya. Menanggapi hal itu, mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah itu mengaku telah membahasnya pula bersama Prabowo.

Sobat, kemarin saya berdiskusi panjang dengan Pak @prabowo di Hambalang, dan menyampaikan semua kritik sobat semua kepada beliau. Singkatnya, beliau paham betul semua kritik dan masukan sobat semua. Bagi beliau There is no room for personal feeling terkait dengan masalah kebangsaan.

"Dalam diskusi sy bersama Pak @prabowo beliau menjelaskan, bahwa ia sdh melalui bnyk kompetisi politik,dikhianati,ditinggalkan dan dihujat adl hal yg biasa, namun beliau akan tetap bekerja dan bertindak untuk kepentingan bangsa dan negara, tak akan mengkhianati rakyat dan negara," ujar Dahnil.

Baca juga: AHY Ucapkan Selamat ke Jokowi, Demokrat Pindah Koalisi?

Selain dengan Prabowo, Dahnil juga mengaku telah berdiskusi bersama politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan Sandiaga Uno. Dari pertemuan dan diskusi bersama ketiga tokoh tersebut, Dahnil mengatakan menghasilkan satu keputusan sikap.

"Kt kecewa dan marah, namun tdk boleh merobohkan "bangunan" kebangsaan, kemarin sy berdiskusi dg Pak @prabowo, pagi tadi dg bang @sandiuno dan siang tadi dg Pak Amien Rais. Kesimpulan beliau bertiga bersepakat kita pastikan kepentingan rakyat tdk dikhianati oleh Pemerintah," ujar dia. []

Berita terkait
0
Perolehan Medali SEA Games 2019, Indonesia Urutan 2
Indonesia bertahan di urutan kedua dalam perolehan medali pada ajang olahraga terbesar se Asia Tenggara SEA Games 2019 di Filipina.