Poster di Belakang Bahar Smith

Bahar Smith dengan Pajero Sport hitam muncul di Bareskrim Polri. Seseorang di belakangnya mengacungkan sebuah poster.
Bahar Smith memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Bahar diperiksa sebagai saksi terlapor terkait video ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Jakarta, (Tagar 6/12/2018) - Bahar Smith dengan Pajero Sport hitam muncul di Bareskrim Polri. Ia memakai kacamata hitam. Seseorang di belakangnya mengacungkan poster propaganda bertuliskan "Rezim sontoloyo target kriminalisasi habaib hanya karena kritik rezim."

Hari ini, Kamis (6/12) Bareskrim menjadwalkan pemeriksaan Bahar Smith berkaitan kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Ini merupakan pemanggilan kedua pada Bahar. 

Bahar SmithBahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Bahar diperiksa sebagai saksi terlapor terkait video ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Sebelumnya Bahar Smith dijadwalkan dilakukan pemeriksaan pada Senin (3/12), namun ia tidak datang. 

Kasus Bahar Smith melakukan ceramah penghinaan terhadap Presiden, mengemuka setelah dua pihak melaporkan video viral Smith ke polisi. Dua pihak adalah Jokowi Mania dan Cyber Indonesia.

Bahar SmithBahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Bahar diperiksa sebagai saksi terlapor terkait video ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menyebutkan Bahar menyampaikan ucapan yang mengandung kebencian terhadap Presiden Joko Widodo yakni: "Kalau kamu ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu".

Muannas yang juga calon anggota legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menilai ucapan Bahar bukan kritik atau ceramah yang beradab, namun perkataan yang melecehkan seorang Kepala Negara.

Bahar SmithBahar Smith (tampak sorban bermotif menutupi kepala) keluar dari mobilnya di Bareskrim Polri, Kamis (6/12/2018). (Foto: Tagar/Ronauli Margareth)

Muannas melaporkan Bahar ke Polda Metro Jaya berdasarkan Laporan Polisi Nomor: TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 28 November 2018, namun kemudian kasus dilimpahkan ke Mabes Polri.

Bahar bin Smith dituduh melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Ernis dan Pasal 207 KUHP.

Bahar SmithBahar Smith (kiri) keluar dari mobilnya di Bareskrim Polri, Kamis (6/12/2018). (Foto: Tagar/Ronauli Margareth)

Saat berita ini diturunkan, Bahar Smith masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik di Bareskrim Polri. Sementara di depan kantor Bareskrim, orang-orang berpakaian putih-putih mengaku dari ormas Front Pembela Islam (FPI) bergerombol. 

Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi ditemui di halaman Gedung Bareskrim mengatakan rombongannya datang untuk mengawal proses pemeriksaan Bahar Smith.

Menurut dia, dukungan massa yang hadir di Bareskrim tidak hanya dari FPI, tetapi juga dari ormas lain. []

Berita terkait
0
Dua Alasan Megawati Belum Umumkan Nama Capres
Sampai Rakernas PDIP berakhir, Megawati Soekarnoputri belum mengumumkan siapa capresnya di Pilpres 2024. Megawati sampaikan dua alasan.