Indonesia
Polisi Panggil 6 Artis Terlibat Prostitusi Online, 2 Finalis Putri Indonesia
Polda Jawa Timur mengungkap enam nama artis dari 45 artis yang diduga terlibat pelacuran online
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (tengah) memberikan keterangan kepada awak media terkait pengembangan kasus prostitusi daring yang melibatkan artis dan model di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Senin (7/1). (Foto: Antara/Didik Suhartono)

Surabaya, (Tagar 11/1/2019) - Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap enam nama artis dari 45 artis yang diduga terlibat pelacuran daring (dalam jaringan) atau online  dan dikendalikan oleh dua tersangka germo berinisial ES dan TN.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Jumat (11/1), mengatakan enam artis itu adalah berinisial ML, BS, FG, RF, AC dan TP.

"Karena ini sudah kita panggil. Tadi menyampaikan Kapolda sudah memanggil enam orang lagi, jadi kita surat panggilan ini sifatnya adalah memanggil seseorang dengan identitas seseorang nama seseorang," ucap Barung, mengutip Kantor Berita Antara.

Barung mengatakan nama-nama ini telah dipanggil. Namun, minggu depan mereka dijadwalkan hadir untuk melengkapi data pemeriksaan.

"Oleh karena itu Pak Kapolda menyampaikan bahwa nama-nama dari ada yang akan kita panggil minggu depan secara keseluruhan. Enam orang ini yang akan kita panggil dalam rangka melengkapi penyidikan yang kita lakukan," ucapnya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan ada dua finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017 yang termasuk dalam enam artis terduga kuat terlibat pelacuran daring dan dikendalikan ES serta TN.

Selain dua finalis Puteri Indonesia, ada dua artis sinetron di stasiun televisi swasta, dan dua lainnya merupakan artis FTV.

Kedua nama finalis tersebut adalah Fatya Ginanjarsari. Fatya diketahui merupakan Finalis Puteri Indonesia tahun 2017. Sementara Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 yakni Mulia Lestari atau Maulia Lestari.

Empat artis lainnya yakni Baby Shu, Riri Febianti, Aldira Chena (Sundari Indira), hingga Tiara Permatasari. []


Berita terkait
0
Gubernur Sulsel Jelaskan Pemicu Mahasiswa Papua Bentrok
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah akhirnya angkat bicara terkait pemicu bentrokan mahasiswa Papua.