UNTUK INDONESIA
Polda Metro Gagalkan Peredaran 50.000 Butir Ekstasi Jerman
Polda Metro gagalkan peredaran 50.000 butir ekstasi Jerman. “Ekstasi yang akan diedarkan ke Jakarta dimasukkan ke dalam bungkus makanan cokelat,” kata Argo Yuwono.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Tagar/Rona Margareth)

Jakarta, (Tagar 30/5/2018) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai mengungkap 50.000 butir ekstasi asal Jerman yang akan diedarkan ke Jakarta dan Surabaya.

"Awalnya kita dapat informasi dari Beacukai ada pengiriman barang dari Jerman. Kemudian kita lakukan intensif dan kita lakukan pengembangan. Lalu kita dapatkan narkotika jenis ekstasi itu akan diedarkan ke Jakarta dan Surabaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (30/5).

Argo mengatakan, narkotika jenis ekstasi yang akan diedarkan ke Jakarta sebanyak 25.000 butir, 25.000 butir lainnya Surabaya.

"Ekstasi yang akan diedarkan ke Jakarta tersebut dimasukkan ke dalam bungkus makanan cokelat, biskuit. Sementara yang akan diedarkan ke Surabaya pelaku membungkusnya ke karung warna putih," ucap Argo.

Dari pengungkapan ekstasi ini juga, kata dia, pihaknya menangkap 10 tersangka dari lokasi Jakarta dan Surabaya. Adapun para tersangka yang ditangkap di Jakarta berinisial FS, SNL, M. ABD alias AD, M SBC alias BKN, LKT STD alias LKT.

Sementara tersangka lain yang ditangkap di Surabaya adalah FNTG, FB RMW, IRW, SGT alias AG, RL DW SPT.

"Peredaran ekstasi tersebut dikendalikan lewat lapas baik di Jakarta dan Jatim (Jawa Timur). Peredaran narkotika dari Jerman masuk ke Indonesia ini sudah dua kali, hanya saja yang pertama lolos. Ini yang kedua kali yang berhasil diungkap," ujarnya. (ron)

Berita terkait
0
Lapak Berjarak Diterapkan di Pasar Bitingan Kudus
Pemkab Kudus mulai menerapkan physical distancing di Pasar Bitingan. Jarak lapak diatur sedemikian rupa agar pedagang tidak berdekatan.