Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno meminta simpatisan pasangan nomor urut 02 tidak memenuhi area Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta saat sidang perdana gugatan hasil Pilpres 2019 digelar pada Jumat 14 Juni 2019.

Apa yang disampaikan Sandiaga sebagai mana juga disampaikan Prabowo Subianto. Tak hanya besok, Sandi berharap pendukungnya tidak hadir di tiap sidang gugatan Pilpres 2019.

"Saya dan Pak @prabowo memohon kepada seluruh pendukung untuk tidak berbondong-bondong hadir di lingkungan Mahkamah Konstitusi pada hari-hari mendatang. Kita hargai dan kita percayai segala proses hukum yang berjalan," cuit Sandi lewat akun Twitternya," cuit Sandi lewat akun Twitternya, @sandiuno pada Kamis 13 Juni 2019.

Setelah cuitan pertama yang dibubuhi video berdurasi 59 detik, Sandiaga mengatakan paslon nomor urut 02 memberikan kepercayaan penuh kepada segala proses di MK. Dia meminta semua elemen pendukung Prabowo-Sandi bersikap tenang ketika persidangan gugatan Pilpres 2019 berjalan.

"Saya memohon kepada semuanya untuk percaya kepada kami & juga kinerja para hakim MK. Sudah menjadi tugas kami untuk berbuat yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara. Saya menghimbau seluruh pendukung untuk selalu tenang, serta mengedepankan demokrasi yang sejuk & damai," tambah Sandi di Twitter.

Sandiaga diketahui berkunjung ke sebuah lokasi dengan pemandangan dipenuhi pepohonan jelang dua hari sidang gugatan Pilpres 2019 di MK berlangsung. Bersama warga sekitar, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut bercengkrama sambil mendengar alunan musik.

"Sore tadi bersama Bang Hamdan Zoelva dan Babeh Idin, kita bersilaturahim dan juga bertukar pikiran sambil menikmati segelas teh dengan suasana alam yang begitu damai di tengah hutan yang terletak di tengah-tengah hiruk pikuknya ibu kota," cuit Sandi masih lewat Twitter pada Rabu 12 Juni 2019.

Baca juga: