UNTUK INDONESIA
Pengacara Bilang Rizieq Shihab Tak Ada Kaitan Politik
Pengacara Rizieq Shihab mengatakan kliennya tak ada kaitannya dengan politik ketika ditanya apakah ada deal antara Rizieq dan Prabowo.
Rizieq Shihab dan Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Jakarta - Kuasa Hukum Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, menegaskan syarat rekonsiliasi berupa pemulangan kliennya yang diajukan Partai Gerindra kepada pemerintah bukan permintaan dari pihaknya. Hal itu diungkap Sugito merespons tudingan adanya deal antara Rizieq dan Prabowo sebelum kontestasi Pilpres 2019.

Kendati begitu, Sugito tetap mengapresiasi langkah partai pengusung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga tersebut, untuk memulangkan ulama yang sempat diberi gelar Imam Besar Umat Indonesia oleh Kongres Alumni 212 pada 2017 tersebut.

"Untuk urusan pemulangan Habib Rizieq sebagai salah satu syarat rekonsiliasi, kita tidak ada urusan. Rizieq tidak pernah meminta apalagi mempunyai inisiatif," kata Sugito saat dihubungi Tagar, Jumat 12 Juli 2019.

"Tentu kami mengapresiasi kalau memang teman-teman di BPN itu mengajukan syarat tersebut sebagai usaha pemulangan Rizieq. Tapi yang perlu diingat, itu kan ranahnya sudah politik, kalau sudah masuk ranah politik, kita gak ikut campur, ujar dia.

Ketua Bantuan Hukum FPI itu kemudian menyebut kliennya belum kembali ke Indonesia bukan lantaran takut menghadapi sejumlah kasus hukum dalam negeri, melainkan adanya upaya pencekalan di Arab Saudi.

"Rizieq itu dicekal, tidak bisa keluar dari Arab Saudi. Yang mencekal pemerintah Arab Saudi. Tapi menurut sumber kita, pencekalan karena ada permintaan dari pemerintah di sini," ujar Sugito saat dihubungi Tagar, Jumat, 12 Juli 2019.

"Kasus-kasus kan masih proses penyelidikan, yang masuk penyidikan kan cuma dua, dan sudah di-SP3 kan, sisanya masih penyelidikan, jadi enggak ada masalah dengan itu (kasus hukum)," kata dia.

Diketahui sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Arya Sinulingga mengaku heran pemulangan Rizieq dijadikan salah satu syarat rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi.

Arya bahkan sempat curiga telah ada deal antara Prabowo dengan Rizieq terkait kepulangan ke Indonesia sebagai imbalan atas dukungan yang diberikan.

"Rizieq kan enggak ada hubungannya sama politik. Beliau kan pergi sebelum pilpres, dan beliau tuh pergi bukan diusir, kecuali memang dia diusir pemerintah. Kalau beliau mau pulang ya pulang saja, enggak pernah ada yang ngusir," kata Arya di Batik Kuring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 12 Juli 2019.

Rizieq diketahui telah dua tahun lebih tinggal di Arab Saudi setelah kepolisian menjeratnya dengan sejumlah kasus. Rizieq bertolak ke Arab Saudi ketika ramai kasus chat pornografi diduga melibatkannya pada April 2017.

Sepekan setelah pergi, kepolisian menetapkan Rizieq sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi bersama wanita bersama Firza Husein.

Selain terbelit kasus dugaan konten pornografi, Rizieq juga ditetapkan Polda Jawa Barat menjadi tersangka dugaan penghinaan lambang negara Pancasila. Meski dua kasus yang menjerat Rizieq akhirnya dihentikan oleh pihak kepolisian, Rizieq hingga saat ini belum pulang ke Tanah Air.

Baca juga:

Berita terkait
0
Unik, Sumur di Ambon Airnya Mendidih Namun Tak Panas
Meski mendidih, namun airnya tidak panas dan tidak berbau. Itu kemudian membuat warga setempat terheran-heran.