Pencak Silat Jalan Enam Gombel Enam Bojongsari Baru Depok

Perguruan Pencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel Enam di Bojongsari Baru Depok, bukti peran milenial menjaga kelestarian budaya.
Pencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel Enam Bojongsari Baru, Depok. (Foto:Tagar/Ist)

Depok – Peran Milenial Kota Depok dalam menjaga budaya dengan kegiatan positif, patut diacungi jempol. Tengok saja, Perguruan Pengsimatoga Pencak Silat Jalan Enam Gombel Enam di Bojongsari Baru yang berdiri atas inisiatif para pemuda di daerah sekitarnya.

Tidak dikenakan biaya, kita sosial. Karena dari turun temurun seperti itu.

“Ini Pencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel Enam yang berdiri pada tanggal 4 Oktober 2020 untuk blandongannya. Untuk pusat kita ada di Pamulang Timur yang diketuai oleh Baba Suhanda bin Abdul Majid dan Jalan Enam inipun berdiri sejak lama yang dipimpin oleh Uak Misar dan Uak Siban yang ada di Pengasinan,” tutur Erlan Febrian, Pelatih Perguruan Pencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel Enam kepada Tagar di Bojongsari Baru pada Minggu, 14 Februari 2021.

Pencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel EnamPencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel Enam di Bojongsari Baru Depok. (Foto:Tagar/Ist)

Erlan menjelaskan, yang ikut berlatih pencak silat di perguruan ini mulai dari anak-anak SD, SMP dan SMA sampai Perguruan Tinggi. Sedangkan jumlah murid yang ikut berlatih mencapai 60 orang dengan dua orang guru pembimbing termasuk dirinya dan juga semua biayanya gratis.

“Tidak dikenakan biaya, kita sosial. Karena dari turun temurun seperti itu, kita nggak boleh kenakan biaya,” ungkapnya.

Erlan melanjutkan, bahwa murid perempuan di Perguruan Pengsimatoga Pencak Silat Jalan Enam Gombel Enam cukup banyak, jumlahnya hampir separuh dari keseluruhan murid yang ada.

Pencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel EnamPencak Silat Pengsimatoga Jalan Enam Gombel Enam di Bojongsari Baru Depok. (Foto:Tagar/Ist)

“Kalau yang putri Kalau nggak salah ada 25 orang dari SD SMP sama yang kuliah juga ada 3 orang. Kalau tempat sih kita dari lembaga. Sementara masalah pendanaan juga diberikan dari lembaga sedangkan pengerjaannya (dilakukan) anak-anak Pencak Silat,” jelasnya.

Erlan juga menerangkan, usia murid yang paling muda di Perguruan tersebut sekitar 7 sampai 8 tahun dan paling besar sudah kuliah. Sementara ajaran yang didapat ada tiga tahapan.

Baca juga :

“Pertama Jalan Enam, trus Gombelnya, langsung naik tahap lagi Jalan Enam Gombel Enam. Dipadukan antara Jalan Enam dan Gombel Enam,” sebutnya.

Pencak Silat Jalan Enam Gombel EnamErlan Febrian, Pelatih di Perguruan Pencak Silat Jalan Enam Gombel Enam, Bojongsari Baru, Depok. (Foto:Tagar/Rendi)

Erlan menegaskan, bahwa kegiatan ini sangat positif dan ini merupakan salah satu cara mengantisipasi anak-anak agar tidak terlalu membuang dan menghambur-hamburkan waktunya dengan bermain game.

“Jadi, kita itu nggak cuma sekedar pencak silat, tapi sini kita membuat program-program itu ada di sini. Itu ada seperti kerohanian, terus ada pendidikan dan latihan marawis setiap malam Minggu dan malam Selasa.[]

Berita terkait
Konsultan BUMN Mengajar Program Kejar Paket Gratis Bojongsari Depok
Tammy Associates, perusahaan konsultan BUMN & perbankan, turut berkontribusi dalam Program Kejar Paket A, B, dan C gratis di Bojongsari Depok.
GP Ansor Bojongsari Depok Gelar Sekolah Paket A,B & C Gratis
GP Ansor Bojongsari Depok menggelar program sekolah gratis kejar paket A,B, dan C bekerjasama dengan LPM Kota Depok dan PKBM Langgeng Ikhlas.
Kebab Cuba, Frozen Food Lezat Buatan Milenial Kota Depok
Berikut kisah Rizki Pratama, generasi milenial kota Depok yang berhasil menciptakan tenaga kerja bagi orang di sekitarnya lewat Kebab Cuba.
0
Indonesia Kembangkan Industri Hijau Terbesar di Dunia
Presiden Jokowi mengatakan Indonesia sedang mengembangkan industri hijau terbesar di dunia yang terletak di Kalimantan Utara sesuai visi RI.