UNTUK INDONESIA

Pemkot Tangerang Ajukan 2,4 Juta Vaksin Covid ke KPC PEN

Pemerintah Kota Tangerang telah ajukan sebanyak 2,4 juta dosis vaksin Covid-19 ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
Wali Kota Tangerang, H. Arief R Wismansyah. (Foto: Tagar/tangerangkota.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah ajukan sebanyak 2,4 juta dosis vaksin Covid-19 kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

"Angka tersebut merupakan jumlah yang kita ajukan ke KPC PEN," ucap Wali Kota Tangerang, H. Arief R Wismansyah.

Pemkot Tangerang sendiri saat ini masih menunggu kepastian jumlah masyarakat Kota Tangerang yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 oleh Pemerintah Pusat yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Arief mengatakan angka sebanyak 2,4 juta yang diajukan tersebut masih belum terverifikasi dan masih harus melalui proses validasi oleh KPC PEN.

Sementara itu pada lokasi yang berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi menjelaskan dari angka 2,4 juta yang diusulkan tersebut rencananya akan diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan di Kota Tangerang sebanyak 12.148 dosis vaksin.

"Baik tenaga kesehatan yang merupakan pegawai Pemkot Tangerang maupun yang bertugas di Faskes swasta," ucap Liza Puspadewi. []

Berita terkait
Pemkot Tangerang Tambah RIT Guna Antisipasi Lonjakan Covid
Pemerintah Kota Tangerang tambah fasilitas Rumah Isolasi Terkonsentrasi untuk antisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19.
Pemkot Tangerang Sambut Kemenag Bangun Asrama Haji di Banten
Pemerintah Kota Tangerang sambut baik keinginan Kementerian Agama untuk bangun Asrama Haji di Provinsi Banten.
Pemkot Tangerang Lakukan Rapid Test Penumpang dan Supir Bus
Pemkot Tangerang melakukan rapid test antigen atau tes cepat antigen untuk para penumpang dan pengemudi bus Terminal Poris Plawad Kota Tangerang.
0
Pemkot Tangerang Ajukan 2,4 Juta Vaksin Covid ke KPC PEN
Pemerintah Kota Tangerang telah ajukan sebanyak 2,4 juta dosis vaksin Covid-19 ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.