Pemerintah Gandeng IA ITB Tingkatkan Perekonomian Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum IA ITB Gembong Primadjaya mengukuhkan kerja sama program KUR untuk meningkatkan perekonomian.
Ketua Umum PP IA-ITB, Gembong Primadjaya

Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) Republik Indonesia menyelenggarakan acara “Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Alumni ITB” secara virtual pada Rabu, 8 September 2021. Hadir dalam acara ini Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Gembong Primadjaya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada alumni ITB, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Acara ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. Turut hadir juga, Deputi I Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Iskandar Simorangkir, Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, Gembong Primadjaya dan dengan narasumber Perwakilan Bank BRI, BNI dan Mandiri.

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengatakan, program KUR merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan pandemi covid 19 sekaligus memulihkan perekonomian nasional.

“Pemerintah berupaya terus mengendalikan pandemi covid 19 sekaligus memulihkan perekonomian dengan berbagai kebijakan. Di triwulan kedua tahun 2021, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,07% dan ini tertinggi sejak 16 tahun terakhir dengan konsistensi pemerintah untuk penanganan covid-19 dari hulu ke hilir, Alhamdulillah covid-19 berhasil diturunkan per 5 September kemarin” kata Airlangga dalam sambutannya.



AirlanggaMenteri Koordinator Perekonomian RI-Airalngga Hartarto



Airlangga yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menuturkan, dengan menurunnya kasus Covid-19, berbagai kegiatan secara bertahap sudah mulai dilakukan perubahan, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas.

“Namun, pemerintah mengingatkan bahwa pandemic Covid-19 belum berakhir dan masyarakat harus waspada karena pademi Covid-19 masih berada di sekitar kita,” lanjut Airlangga.

Airalnga juga berkomitmen pihaknya akan terus meningkatkan kinerja program Pemulihan Perekonomian Nasional (PEN) termasuk berkolaborasi dengan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (PP IA-ITB) berupa pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).



IA-ITB memiliki program besar Pemulihan Ekonomi Alumni (PEKA) yang berusaha meningkatkan perekonomian alumni ITB dalam kondisi pandemi saat ini.



Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha, dana atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan yang belum cukup. Dana KUR seluruhnya berasal dari dana Lembaga Keuangan Penyalur KUR.

KUR bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19, pendapatan masyarakat menjadi rendah atau terbawah. Untuk itu, pemerintah dengan perlindungan sosial di dalam program keberlangsungan sektor usaha khususnya UMKM menjadi prioritas utama dan salah satunya adalah melalui program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga murah sebesar 6% dalam masa pandemi covid-19.

Sejalan dengan rangkaian UMKM, pemerintah terus mendorong agar pemulihan ekonomi dapat terlaksana dan tentunya dengan dukungan civitas akademika termasuk Ikatan Alumni ITB sebagai penyalur kredit usaha rakyat dari Bank BRI, BNI, maupun Mandiri, sehingga UMKM terus produktif dan dapat bekerja untuk memulihkan perekonomian nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP IA-ITB, Gembong Primadjaya mengatakan, alumni berasal dari berbagai jurusan termasuk teknologi, seni dan humaniora diharapkan mampu ikut mempercepat pembangunan perekonomian nasional.

“IA-ITB memiliki program besar Pemulihan Ekonomi Alumni (PEKA) yang berusaha meningkatkan perekonomian alumni ITB dalam kondisi pandemi saat ini,” ujarnya.

Gembong menambahkan, setelah kegiatan ini, akan dikumpulkan setidaknya 200 UMKM usaha alumni dan juga yang ada di sekitar kampus ITB untuk bisa mengakses KUR ini dalam berbagai bentuknya.

“Kita akan mencoba membuat lembaga yang mampu menyalurkan tenaga kerja terampil ke seluruh penjuru dunia. Dengan adanya program KUR ini maka akan lebih memudahkan hal ini dapat berjalan dengan baik,” katanya. []


Baca Juga :

Cek Rekening! 3,2 Juta Pekerja Sudah Terima Bantuan Upah

Pemerintah Segera Gulirkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Tol Cisumdawu Rampung 2021, Terakses ke Bandara Kertajati

UEA Luncurkan Rencana Untuk Genjot Perekonomian

Berita terkait
Airlangga Optimis Kartu Prakerja Upaya Pemulihan Ekonomi
Menko Airlangga Hartarto optimis bahwa insentif melalui program Kartu Prakerja dapat mendukung upaya pemulihan ekonomi di Papua Barat.
Kemenko Perekonomian: PPKM Berdampak pada Tenaga Kerja
PPKM Darurat Jawa-Bali akan berdampak terhadap tenaga kerja. Dampak ini dirasakan karena adanya penurunan kinerja sektor ekonomi.
Kemenkop UKM Perkuat Koperasi Jadi Alternatif Pembiayaan Mikro
KemenKop UKM berkomitmen untuk terus memperkuat koperasi sebagai alternatif pembiayaan bagi usaha mikro
0
Pemerintah Gandeng IA ITB Tingkatkan Perekonomian Nasional
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum IA ITB Gembong Primadjaya mengukuhkan kerja sama program KUR untuk meningkatkan perekonomian.