UNTUK INDONESIA
Pelajar di Cianjur Ditangkap Satpol PP Saat Pesta
Puluhan pelajar tengah asyik berpesta ditengah pemerintah menerapkan social distansing untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Cianjur
Aparat gabungan Cianjur tangkap pelajar yang pesta. (Foto: Tagar/Muhammad Ginanjar).

Cianjur - Para pelajar yang sedang kedapatan berkumpul ini ditangkap aparat gabungan, mereka sedang berpesta disaat Cianjur sedang menerapkan social distancing selama 14 hari.

Tidak hanya para pelajar, saat didatangi petugas Bukit Villa Cipendawa ini menjadi ajang tempat berkumpul orang-orang untuk mengadakan pesta dengan membawa penyanyi dan berpesta.

Bahkan, beberapa pelajar ini diindikasikan memakai obat-obatan terlarang.” Kita sudah koordinasi sama BNN, kita tunggu selanjutnya,” kata Kasatpol PP Cianjur, di Bukit Villa Cipendawa. Minggu (dini hari), 21 Maret 2020.

Hendri menuturkan, para pelajar ini dibawa Aparat karena tidak mematuhi peraturan dari pihak sekolah. Selain berkumpul menurut Hendri para pelajar ini pun sedang asik menenggak minuman keras. ”Saat ditangkap mereka mengaku sedang merayakan ulang tahun, tapi setelah diselidiki tidak ada yang ulang tahun,” jelas Hendri.

Hendri menyebutkan, total yang diamankan ada 21, yaitu 16 laki-laki dan lima perempuan. "Yang perempuan dua orang tadi baru datang katanya itu sudah lulus alumni sekolah itu dan baru bekerja, yang tiga perempuan masih sekolah, laki-laki semua masih sekolah SMK di Cianjur,” ungkap Hendri.

cianjur2Pelajar yang ditangkap saat pesta di Cianjur diinterogasi polisi. (Foto: Tagar/Muhammad Ginanjar).

Selain mengamankan para pelajar, Razia gabungan yang terdiri dari TNI, polisi, MUI, dan SatPol PP ini pun membubarkan beberapa komunitas yang menyewa villa untuk berkumpul dan berpesta. ”Saat ini kan Pemkab Cianjur sedang menerapkan program Social distancing, jadi tidak boleh ada perkumpulan dan keramaian orang, kami juga menghimbau tempat hiburan malam yang masih buka kita untuk tutup dan kita semprot disinfektan dulu,” jelas Hendri.

Sementara salah seorang pelajar yang kini diamankan Satpol PP Cianjur berinisial S, 19 tahun, mengatakan, bahwa ia bersama temannya sedang merayakan ulang tahun dirinya. ”Memang kan ulang tahun saya tanggal 23 tapi dirayain sekarang, tadinya pengen dirumah ngeliwet cuma mamah kan lagi sakit,” kilahnya saat ditanya.

Ia mengatakan jika awalnya akan mengundang temannya di tempat makan, namun karena menurutnya tidak ada biaya sehingga memilih untuk menyewa villa dan merayakan disana.” Karena ga ada uang kan ga cukup kalau buat makan semua, jadi saya ajak mereka untuk ke vila aja, da ga bakal nginep jam 12 juga pulang,” tuturnya.

Ia juga mengaku mengetahui jika saat ini sekolah telah memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dirumah, hanya menurutnya karena Ia sudah janji akan berkumpul bersama temannya.” Saya nyesel tau gini makan di cafe aja. Kalau belajar kan dirumah pakai aplikasi itu dan dikasih tugas sama guru membuat artikel tentang corona juga sudah beres,” katanya. []

- Muhammad Ginanjar

Berita terkait
Cegah Corona Pemkab Cianjur Tutup Tempat Wisata
Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, semua tempa wisata ditutup
Polres Cianjur Bentuk Posko Siaga Corona
Polres Cianjur, Jawa Barat, melakukan berbagai upaya dalam penanganan virus corona (Covid-19) al. tim dan Posko Siaga corona
Kemenkes Tepis Suspect Virus Corona Wafat di Cianjur
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan & Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto tepis kabar pasien suspect virus corona wafat di Cianjur
0
Hidup Pasutri dan 13 Anak di Aceh Huni Gubuk Reyot
Kehidupan Bakhtiar Beni, yang tinggal bersama seorang istri dan 13 anak di gubuk reyot mengungkap potret kemiskinan masyarakat Provinsi Aceh.