UNTUK INDONESIA

Pasien Sembuh Corona di Indonesia Bertambah 3.452 Orang

Pasien sembuh harian dari Covid-19 kembali bertambah sebanyak 3.452 orang.
Plasma konvalesen di darah penyintas atau orang yang sembuh dari Covid-19 ternyata dapat membantu proses penyembuhan pasien terpapar corona. PMI Solo telah siap dengan terapi plasma konvalesen. (Foto: Tagar/Sri Nugroho)

Jakarta - Pasien sembuh harian dari Covid-19 kembali bertambah sebanyak 3.452 orang per Senin petang 16 November 2020. Total pasien sembuh dari Covid-19 hingga 16 November 2020 terus bertambah dan kini sudah mencapai 395.443 orang.

Kesembuhan harian tertinggi datang dari DKI Jakarta sebanyak 1.038 kasus dan kumulatifnya menembus angka 110.129 kasus. Jawa Barat mengikuti urutan kedua, dengan menambahkan pasien sembuh sebanyak 724 kasus dan kumulatifnya mencapai 34.648 kasus. Jawa Tengah mengikuti dengan tambahan 333 kasus dan kumulatifnya mencapai 33.100 kasus.

Sementara Jawa Timur menambahkan pasien sembuh harian sebanyak 247 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 50.497 kasus. Urutan selanjutnya Kalimantan Timur cukup banyak menambahkan 216 kasus dan kumulatifnya mencapai 14.501 kasus.

Pasien CoronaPetugas medis (kiri) memimpin senam pagi bersama pasien COVID-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 28 September 2020. Olahraga pagi yang dilakukan rutin setiap hari oleh 25 pasien tersebut untuk meningkatkan imunitas tubuh selama menjalankan isolasi. (Foto: Antara/Fakhri Hermansyah)

Kasus aktif Covid-19 per hari ini berjumlah 59.909. Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif harian, juga bertambah sebanyak 3.535 kasus dan kumulatifnya mencapai 470.648 kasus.

DKI Jakarta urutan tertinggi harian menambahkan 1.006 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 119.633 kasus. Jawa Tengah hari ini urutan kedua tertinggi, menambahkan sebanyak 705 kasus dan kumulatifnya keempat tertinggi sebanyak 44.148 kasus.

Urutan ketiga harian ada di Jawa Barat dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 558 kasus dan kumulatifnya mencapai 45.049 kasus.

Selanjutnya Jawa Timur menambahkan sebanyak 264 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 56.551 kasus. Urutan kelima Kalimantan Timur menambahkan 159 kasus dan kumulatifnya mencapai 17.172 kasus.

sekolah tatap muka soloSiswa saat mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 4 Solo, belum lama ini. Jelang uji coba PTM, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo melarang siswa berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan termasuk ojek online. (Foto: Tagar/Sri Nugroho)

Untuk pasien meninggal hari ini juga masih bertambah sebanyak 85 kasus dan kumulatifnya menjadi 15.296 kasus.

Kasus meninggal tertinggi hari ini Jawa Barat mencapai 23 kasus dan kumulatif pasien meninggal masih di urutan keempat tertinggi bertambah menjadi 827 kasus. Jawa Timur mengikuti dengan 14 kasus dan kumulatifnya tertinggi sebanyak 4.036 kasus.

Urutan ketiga harian ada di Jawa Tengah menambahkan pasien meninggal sebanyak 10 kasus. Jumlah kumulatifnya berada di urutan ketiga yakni 2.021 kasus. Untuk DKI Jakarta hari ini urutan keempar harian mencatatkan 7 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua bertambah menjadi 2.452 kasus.

Selain itu per hari ini jumlah suspek ada 63.683 kasus dan spesimen selesai diperiksa sebanyak 34.639 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 505 kabupaten/kota. 

Berita terkait
Kenapa Vaksin Corona Bisa Dibuat Cepat? Ini Penjelasan Ahli
Masih banyak kalangan meragukan proses pengembangan vaksin virus corona atau Covid-19 yang dianggap terlalu cepat.
Beda WHO dan China soal Makanan Beku Berisiko Terpapar Corona
Apa yang dilakukan China saat ini berseberangan dengan pernyataan lembaga kesehatan dunia atau WHO.
Merasakan Makanan Seperti Ini? Bisa Jadi Anda Positif Corona
Mereka yang menduga terinfeksi virus corona bisa mengujinya dengan mengetes indera pengecap saat merasakan makanan.
0
DPRD PAN Minta Pemkab Bulukumba Rampingkan OPD
DPRD Bulukumba, dari Fraksi Partai Amanat Nasional Andi Zulkarnain Pangki, meminta Pemda rampingkan Organisasi Perangkat Daerah.