Jakarta, (Tagar 8/11/2018) - Semua orang pasti pernah merasakan saat belum cukup tidur, rasa lelah menerjang sepanjang hari. Hasilnya ada rasa tidak nyaman, mood buruk, dan masalah kesehatan karena kekurangan energi.

Setelah itu, tubuh berusaha membuat siklus tidur baru. Akhirnya bisa-bisa tidur di meja kerja, meja belajar bahkan di bus atau kereta. Saat tidur dan bangun sudah banjir dengan air liur.

Tapi apakah Anda mengetahui kalau air liur itu bermanfaat?  

Mengiler merupakan pertanda bahwa istirahat sangat baik. Tindakan meneteskan air liur saat tidur tanda bahwa mimpi cukup positif dan tubuh beristirahat dengan sangat baik.

"Mengiler terjadi karena saat tidur otot-otot rahang bawah berada dalam kondisi relaksasi atau mengendur. Akibatnya, rahang bisa jatuh dan posisi mulut pun tanpa disadari akan membuka. Ditambah dengan peningkatan produksi saliva atau air ludah, maka terjadilah ngiler," jelas Prof Dr Melanie S Djamil, MBiomed, pakar kesehatan mulut dari Universitas Trisakti seperti di kutip laman halallifestyle.id.

Saat Anda mengiler, berarti fase REM (Rapid Eye Movement sleep) tidak terganggu. Jadi tidak memiliki masalah tidur atau mengalami gangguan saat tidur. Jika tidak mengiler, justru menjadi tanda kebiasaan tidur terpengaruh sepanjang malam dan istirahat tidak mencukupi.

Ingat, untuk pengembangan pribadi dan profesional yang baik, sangat penting untuk beristirahat. Jadi beruntung bagi yang termasuk kelompok suka mengiler saat tidur, karena kualitas tidur terbukti sangat baik. []