UNTUK INDONESIA
NASA: Besok Sampai 29 November Bumi Gelap, Juviter dan Venus Berdekatan, Lihat Videonya
NASA mengkonfirmasi bahwa bumi akan mengalami kegelapan total selama 15 hari, bulan November 2017, mulai dari tanggal 15 sampai 29 November.
NASA: Dari 15 Sampai 29 November 2019 Bumi Gelap, Juviter dan Venus Berdekatan. (Foto:IBTimes India)

Washington, (Tagar 14/11/2017) - National Aeronautics and Space Administration (NASA), Amerika Serikat, mengkonfirmasi dalam halaman webnya bahwa bumi akan mengalami kegelapan total selama 15 hari, bulan November 2017, mulai dari tanggal 15 sampai 29 November.

NASA melaporkan bahwa kejadian aneh ini diperkirakan akan terjadi, namun mereka tidak tahu kapan tepatnya. Setelah pemeriksaan lebih rinci, para astronom NASA mengkonfirmasi bahwa fenomena itu terjadi mulai 15 November pukul 03:00 dan kemungkinan besar akan berlangsung hingga 30 November, pukul 16:45.

Menurut para ahli, kegelapan terjadi karena peristiwa astronomi antara Jupiter dan Venus. Bahkan, ada dokumen 1000 halaman terperinci yang ditulis oleh Charles Bolden, kepala NASA yang menjelaskan kejadian aneh tersebut kepada pejabat di Gedung Putih.

Ini video fenomena bumi:

Menurut laporan itu, selama periode tertentu Jupiter dan Venus ini akan saling berdekatan satu sama lain dan akan dipisahkan hanya dengan 1 derajat. Venus akan bergerak ke barat daya Jupiter dan akibatnya akan bersinar 10 kali lebih terang dari Jupiter. Cahaya terang Venus akan memanaskan gas di Jupiter yang menyebabkan reaksi yang akan melepaskan hidrogen dalam jumlah besar. Reaksi ini akan bersentuhan dengan Matahari pukul 2:50 pagi tanggal 15 November.

Begitu hidrogen mencapai Matahari, sebuah ledakan besar akan terjadi di permukaan Matahari, meningkatkan suhu menjadi lebih dari 9.000 derajat. Seluruh proses akan menghasilkan begitu banyak panas sehingga Matahari akan mengubah warnanya menjadi warna kebiruan. Setelah itu terjadi, Matahari membutuhkan waktu minimal 14 hari untuk mengembalikan warna dan suhu normalnya. Akibat fenomena ini, sinar matahari akan terlihat jauh lebih redup dari Bumi dan karenanya akan gelap selama 15 hari.

"Kami tidak mengharapkan efek utama dari Blackout. Satu-satunya efek yang dimiliki event ini di Bumi adalah kenaikan suhu 6 sampai 8 derajat.  Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Keadaan ini serupa dengan pengalaman orang Alaska di musim dingin, "kata Bolden.(globalrevolutionnetwork.com)

Berita terkait
0
Bagasi Motor Pelaku Bom Medan Berisi Peluru Kaliber
Brimob Polda Sumatera Utara mengamankan sepeda motor pelaku bom bunuh diri di Medan, ditemukan selongsong peluru kaliber 22.