Makassar, (Tagar 25/4/2018) – Kepala Staf Kepresidenan, Jendral TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.IP menghadiri dialog Gerakan Indonesia Optimis, Indonesia Maju tanpa Hoax di Balai Prajurit Jendral M.Jusuf Makassar, Rabu (25/4).

Menurut Moeldoko, Indonesia darurat Hoax dan Sara, karena hasil Survey mengatakan, bahwa 80,40% masyarakat kita itu diseputaran sara, “Ini kita tidak boleh diam, ini sangat berbahaya," ujar Moeldoko.

Ia menambahkan, masyarakat Indonesia terlalu gampang mempercayai isu yang tidak benar yang di gulirkan di media sosial. Terlalu gampang mempercayai sesuatu tanpa mengecek keberanannya

 “Sudah seputaran SARA di dalamnya juga ada hoax, itu akan membuat masyarakat Indonesia terpecah belah dan juga mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.

“Mahasiswa adalah masa depan bangsa ini, oleh karenanya marilah kita menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara, jangan terpecah belah hanya karena hoax,”  ujarnya di depan 2500 mahasiswa sekota Makassar yang hadir.
 
Ada juga hasil survey bahwa 80% anak-anak muda itu pesimis melihat masa depan  Indonesia, karena dari hari kehari mereka disuguhi berita yang tidak baik. Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan. harus disikapi bersama, “Itulah kira-kira ancaman hoax ke depan, kalau kita semua tidak memiliki kepedulian maka bangsa ini menjadi terpecah belah,” tutupnya. (rio)