Jakarta, (Tagar 16/3/2019) - Album terakhir Metallica Hardwired... to Self-Destruct dirilis tahun 2016. Sang basis, Robert Trujillo, mengaku band heavy metalnya bakal memproduksi album ke-11 dalam jangka waktu dekat.

Produksi album terbaru Metallica bakal berbeda dengan skema rekaman-rekaman sebelumnya. Proses rekaman tiap instrumen maupun vokal tak akan lama ketika tiap anggota Metallica masuk studio.  

"Itu (album) akan datang jauh lebih cepat daripada dua sebelumnya ... Kali ini, saya pikir, kita akan dapat melompat lebih cepat. Lebih cepat ke studio dan mulai bekerja (rekaman)," kata Trujillo dalam podcast The Music, dikutip Tagar News pada Sabtu (16/3).

"Kita semua bersumpah untuk menyelesaikan ini lebih cepat daripada sebelumnya," tambahnya.

Basist gaek berusia 54 tahun itu mengungkapkan di tengah jadwal sibuk Metallica menjalani tur keliling dunia, grup musik yang juga dinahkodai James Hetfield, Lars Ulrich dan Kirk Hammett tersebut rutin ke suatu ruangan yang mereka sebut The Tuning Room.

The Tuning Room, kata Trujillo, sebagai tempat tiap anggota Metallica bertukar dan merekam ide dari apa yang didapatkan ketika sesi jamming di belakang panggung saat tur ke benua Australia, Amerika dan Eropa.

"Kami memiliki zona yang kami sebut The Tuning Room, ruangan di mana kita bisa jamming dan melakukan pemanasan sebelum pertunjukan," tandasnya.