UNTUK INDONESIA
Menelusuri Wisata Iran Kental Nilai Historis
Iran dengan Ibu Kotanya Tehran memiliki destinasi wisata yang kental dengan nilai historis, apa saja wisatanya?
Menelusuri Wisata Iran Kental Nilai Historis. (Foto: Instagram/murseiuri)

Jakarta - Iran yang dulunya dikenal sebagai Negeri Persia memiliki destinasi wisata dengan nilai sejarah di dunia. Selain Ibu Kota Tehran, beberapa kawasan seperti Hamedan, Isfahan, Qom, atau Shiraz tak pernah sepi disambangi para turis.

Berikut Tagar rangkumkan beberapa objek wisata di Iran.

1. Jembatan Tabiat

Jembatan TabiatMenelusuri Wisata Iran Kental Nilai Historis. (Foto: arsupala)

Nama Jembatan Tabiat diambil dari bahasa Persia yang artinya alami. Jembatan sepanjang 270 meter yang menjadi jembatan pejalan kaki terpanjang di Ibu Kota Iran, Teheran.

Tabiat menghubungkan dua taman umum, yaitu Taleghani dan Abo-Atash. Posisinya berada berada di atas Jalan Tol Modarres, salah satu jalan utama di bagian utara Teheran.

Awalnya, ada sayembara mendesain jembatan yang menghubungkan dua taman yang berada di atas jalan bebas hambatan. Kemudian Leila Araghian dan Alireza Behzadi berhasil menjadi pemenang. 

Araghian mendesain jembatan selama setahun. Ia ingin merancang jembatan sebagai tempat orang untuk duduk sejenak, bersantai, dan berpikir sejenak, bukan sekedar lewat.

Pembangunan Jembatan Tabiat memakan waktu selama empat tahun, mulai dari 2010 dan selesai pada 2014.

2. Masjid Nasir al Mulk

Masjid Nasir al MulkMenelusuri Wisata Iran Kental Nilai Historis. (Foto: Instagram/ramblingfeet)

Salah satu masjid yang unik dan berbeda dari yang lain adalah Masjid Nasir al-Mulk. Dari luar terlihat biasa, tapi jika sudah masuk ke bagian dalam akan terlihat sisi arsitektur yang sangat indah.

Masjid Nasir al-Mulk yang terletak di Shiraz ini menyimpan pemandangan warna-warni di bagian dalam. Pantas saja masjid ini memiliki beberapa julukan, seperti masjid pelangi, masjid kaleidoskop, atau yang paling populer masjid pink.

Masjid Nasir al-Mulk dibangun pada abad ke-19 oleh Mirza Hasan ‘Ali Nasir al-Mulk. Ia adalah salah satu raja pada Dinasti Qajar. Dibutuhkan waktu kurang lebih 12 tahun untuk menyelesaikan pembangunan masjid pink ini. Masjid ini akhirnya selesai dibangun pada 1888. 

Rahasia keindahan masjid ini terletak pada kaca yang ada di dalamnya. Perancang masjid Muhammad Hasan-e-Memar dan Reza Kashi Paz-e-Shirazi sengaja menggunakan kaca bewarna pada bagian luar Masjid Nasir al-Mulk. 

Cahaya matahari akan mencetak bayangan warna-warni dari kaca ke lantai Masjid Nasir al-Mulk. Paling indah menyaksikan pemandangan ini pada pagi hari saat matahari terbit. Kalau sudah siang, keindahan pantulan cahaya tidak akan muncul, karena matahari posisinya sudah ada di atas.

3. Persepolis

PersepolisMenelusuri Wisata Iran Kental Nilai Historis. (Foto: Instagram/murseiuri)

Kota Shiraz bisa menjadi rekomendasi bila ingin berinteraksi dengan penduduk lokal. Selain itu, kota ini juga merupakan rumah dari Persepolis yang didaulat sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO sejak tahun 1979.

Persepolis merupakan kota bangsa Persia yang didirikan pada tahun 518 SM oleh Raja Darius I. Banyak ditemukan sisa-sisa arsitektur kuno mewah yang berhiaskan perak dan emas.

Nuansa coklat mendominasi suasana di situs kuno Persepolis. Ukiran yang menonjol di tembok atau pahatan menyerupai patung besar berdiri gagah seperti sebuah pintu gerbang siap menyambut saat berlibur.

4. Gunung Tochal

Gunung TochalMenelusuri Wisata Iran Kental Nilai Historis. (Foto: slayeroren.blogspot)

Iran tidak hanya dipenuhi dengan situs bersejarah dan tempat wisata yang unik. Salah satu yang bisa disambangi adalah Gunung Tochal, gunung tertinggi di Tehran, Iran. 

Gunung Tochal berada di sebelah selatan Tehran dengan ketinggian 3363 meter. Gunung ini merupakan bagian dari pegunungan terkenal itu, Alborz. 

Gunung yang bergaunkan salju ini adalah tujuan utama bagi pendaki gunung dan penikmat ski. Mereka senang menikmati pemandangan Kota Tehran dari Puncak Tochal. Hiruk pikuk di siang hari dan kemilau di waktu malam.

Buat yang tidak ingin mendaki dan bermain ski, tersedia tempat-tempat wisata dan hiburan. Berjalan kaki menuju pemberhentian pertama Telecabin juga bisa menjadi pilihan menarik, menyusuri salju sambil menikmati pesona alam yang disuguhkan. []

Berita terkait
Bukti Peninggalan Sejarah di Iran
Jika perang antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran terjadi, kemungkinan situs bersejarah ini akan lenyap.
Empat Alasan Pulau Natuna Ingin Dikuasai China
Pulau Natuna kembali diklaim oleh China, kekayaan alam yang melimpah menjadi salah satu alasan yang terlihat jelas.
Tempat Wisata Wajib Dikunjungi Saat di Manchester
Di Kota Manchester, Inggris, kita bisa menikmati wisata budaya dan sejarah di negara Ratu Elizabeth tersebut.
0
Said Didu Dilaporkan Luhut, PA 212: RI Darurat Hukum
Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin menanggapi kasus Said Didu yang dilaporkan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, bagai darurat hukum.