Parepare - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fokus melakukan demonstrasi di beberapa tempat, salah satunya di kantor wali kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Saat massa menyampaikan aspirasi di halaman kantor wali kota Parepare, tuntutan yang diajukan terkait sejumlah kasus yang terjadi di Parepare di antaranya, Kasus Dinas Kesehatan (Diskes) yang ditangani Polres, serta kasus obat yang ditangani Kejari Parepare.

"Salah satu tuntutan kami yaitu, persoalan kasus korupsi yang merajalela di kota Parepare dan itu harus dituntaskan," kata Koordinator Lapangan, Sappe.

Para demonstran menuntut tranparansi pemerintah Kota Parepare dalam menyikapi kasus korupsi Dinkes. Mereka meminta Wali Kota Parepare Taufan Pawe mundur dari jabatannya.

Selama berada di halaman kantor wali kota, peserta demonstran sempat bersitegang bahkan beradu mulut dengan Sekretaris Daerah, karena tidak di temui oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

"Apakah salah jika seorang masyarakat ingin bertemu dengan Wali Kotanya. Kami hanya ingin bertemu beliau bukan Sekda. Ini tentu bukan jiwa pemimpin yang kita inginkan," tegas Sappe.

Artikel terkait: ACC Surati KPK Terkait Kasus Korupsi di Parepare

Menurut Sappe, ada banyak permasalah yang terjadi di kota ini, dan hal itu ingin disampaikan kepada wali kota, namun itu tidak terjadi.

“Kita sangat ingin menyampaikan banyak keluhan ke Wali kota. Namun untuk sekian kalinya tidak bersedia menemui kita," tambahnya.

Olehnya, kami minta wali kota turun dan mundur dari jabatanya, kami nilai dia tidak bisa memanajemen Kota  Parepare hingga banyak muncul kasus dugaa  korupsi dan persoalan terkait pemerintahan.

"Dia harus mundur dari jabatannya," sambungnya.

Setelah mendatangi kantor wali kota Parepare, para massa juga mendatangi kantor kejaksaan negeri Parepare untuk mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi yang bergulir di Kejaksa. []

Artikel lainnya: Pemkot Parepare Kriminalkan Warganya