Lombok, (Tagar 9/9/2018) - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berupaya secepatnya menggerakkan sektor ekonomi warganya melalui rehabilitasi pasar tradisional yang terdampak gempa. Pasar porak-poranda di beberapa desa di Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid mengatakan, kebangkitan dan lepas dari rasa trauma bencana gempa bisa dipercepat bila pembangunan sektor ekonomi dipulihkan segera.

"Pertanian, pariwisata, dan perdagangan di pasar tradisional serta sektor lain yang berhubungan dengan ekonomi menjadi titik awal. Kalau ekonomi masyarakat hidup kembali, yang lain pasti mengikuti," ujarnya.

Ia mengatakan telah meminta bantuan kepada Kementerian Perdagangan RI untuk memperbaiki Pasar Gunungsari yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bumi bulan lalu.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Lombok Barat akan menyiapkan tempat sementara untuk merelokasi 500 pedagang yang biasanya berjualan di Pasar Gunungsari, pasar tradisional terbesar di bagian utara kecamatan yang ada di Lombok Barat.

"Baznas Pusat telah membantu 100 lapak darurat. Insya Allah pihak kementerian juga akan membantu, disamping kita juga menyiapkan tenda. Insya Allah pasar darurat sudah siap pakai dua bulan ke depan," tutur Kepala Dinas Perindag Agus Gunawan.

Pasar NarmadaPasar Narmada kebakaran. (Foto: Tagar/Harianto Nukman)

Fauzan dan Agus juga mengusulkan pasar tradisional di Kecamatan Kediri turut diperbaiki karena pasar itu dianggap sudah kurang memadai untuk menampung penjual dan pembeli setiap harinya.

"Dua pasar tersebut hampir pasti dibangun karena usulan kita diterima dari awal oleh kementerian," kata Fauzan.

Sementara itu, belum kering luka akibat gempa bumi, bencana kebakaran menimpa Pasar Narmada.

"Paling sedikit 143 pedagang los harus kehilangan tempat berjualan setelah si jago merah melalapnya habis beberapa waktu lalu," ungkap Agus kepada Tagar News, Sabtu (8/9).

Menurut Agus, tiga pasar yaitu Gunungsari, Kediri, dan Narmada adalah pasar dengan tipe tinggi, menjadi urat nadi perekonomian warga. 

Ia mengatakan, kondisi yang sudah tidak nyaman karena bencana maupun karena semakin menyusutnya luasan pasar pasti berpengaruh terhadap geliat ekonomi warga.

Pemkab Lombok Barat juga berharap usulan bantuan untuk membangun kembali Pasar Narmada dapat disetujui. []