Jakarta, (Tagar 5/12/2018) - Pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air masih dioperasikan untuk melayani penerbangan baik domestik maupun internasional.

"Masih kok, Max masih terbang," kata Direktur Utama Lion Air Edward Sirait, mengutip Kantor Berita Antara saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (5/12).

Salah satunya, dia menyebutkan, untuk penerbangan umrah dari Bandara Kertajati, Malajelangka, Jawa Barat.

Terkait pertimbangan pembelian pesawat Boeing masa mendatang, Edward mengatakan masih menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Saya belum ketemu Pak Rusdi, yang kedua apapun bisa terjadi, yang sekarang kita menunggu hasil investigasi KNKT. Kalau mengenai bisnis apapun bisa terjadi, saya tidak bilang ya atau tidak. Dari situasi ini kami akan mempelajari semua informasi dan data-data yang berkembang terkait kejadian ini," katanya.

Dia menambahkan pemesanan pesawat tidak bisa dibatalkan seketika karena sudah terjadwal.

"Kalau ini 'enggak' seperti putus layang-layang prosesnya ada, memang itu sudah ada schedule-nya mesti datang ya `kan enggak bisa dibatalkan. 'Enggak' ada hitungan begitu, kita udah terima yang ke-12, ya, sudah," katanya.

Edward juga mengatakan akan merilis secara resmi hasil pertemuan dengan pihak Boeing. 

Seperti diketahui, pesawat Lion Air PK-LQP JT-610 jenis Boeing 737 Max 8 jatuh di Perairan Karawang, Selasa 29 Oktober 2018 lalu yang menawaskan seluruh penumpang dan awak pesawat. []