UNTUK INDONESIA
Langkah Donald Trump dan Joe Biden Jelang Hari H Pilpres AS
Capres petahana, Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, dekati pendukung kategori mereka yang belum tentukan pilihan
Petahana Presiden Donald Trump dan Joe Biden, lawannya dalam pemilihan presiden AS 2020 saat debat terakhir, 22 Oktober 2020. (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Jakarta - Petahana Presiden Donald Trump dari Partai Republik dan penantangnya dari Partai Demokrat, mantan wakil presiden Joe Biden pada Minggu, 25 Oktober 2020, menyemangati para pendukung mereka dan mencoba meraih para pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters, sembilan hari menjelang pemilihan presiden 3 November 2020.

Trump berkampanye di New Hampshire dan Maine, yang meskipun memiliki kursi elektoral kecil, tetapi terbukti penting dalam pemilu yang berlangsung sengit ini. Ia dan Biden masih berupaya meraih sedikitnya 270 dari 538 kursi elektoral untuk memenangkan pemilu yang hasilnya ditentukan dari perolehan kursi elektorat di tiap negara bagian, bukan dari suara rakyat secara nasional.

Dalam pemilu presiden pada 2016 lalu, Trump kalah tipis di New Hampshire, yaitu hanya selisih empat suara elektorat, pada Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

trump kampanyePresiden Donald Trump saat berkampanye di Bandara Manchester-Boston, Londonderry, New Hampshire, Minggu, 25 Oktober 2020. (Foto: voaindonesia.com - Alex Brandon/AP)

Trump juga memenangkan satu dari empat pemilu elektoral di Maine empat tahun lalu dan kini bersaing ketat dengan Biden.

Biden pada Minggu, 25 Oktober 2020, malam waktu setempat akan berbicara dalam konser virtual “I Will Vote.” Sementara Trump mengikuti kampanye di luar ruangan berskala besar, seringkali di hanggar bandara. Biden mengadopsi pendekatan kampanye yang lebih terukur dan lebih memilih muncul dalam pertemuan-pertempuan kecil atau yang dilakukan secara virtual.

Sementara itu cawapres Trump, Wakil Presiden Mike Pence, juga muncul dalam beberapa rapat umum dan dijadwalkan tampil pada Minggu, 25 Oktober 2020, malam waktu setempat di Kinston, North Carolina, satu negara bagian lain yang juga diperebutkan kedua kandidat. Trump negara bagian itu pada pemilu 2016, tetapi jajak pendapat menunjukkan Biden unggul tipis kali ini.

Cawapres Biden, Senator Kamala Harris, juga akan tampil di Detroit, Troy dan Pontiac di negara bagian Michigan. Trump meraih kemenangan di Michigan pada pemilu 2016 lalu, negara bagian yang secara tradisional sebenarnya mendukung Partai Demokrat. Kemenangan Trump di Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin membuatnya memenangkan pemilu 2016.

Namun, beberapa jajak pendapat kini menunjukkan Biden unggul 8 persentase poin di Michidan dan unggul sangat tipis di Wisconsin dan Pennsylvania.

Lebih dari 58 juta warga Amerika telah memberikan suara, dua per tiga diantaranya lewat surat dan sepertiga lainnya lewat early voting (pencoblosan dini) atau memberikan suara langsung di tempat-tempat pemungutan suara (TPS) di negara-negara bagian yang sudah mengizinkan memberikan suara lebih dulu.

Sebagian besar warga mengatakan memberikan suara lebih dini sehingga tidak perlu ke TPS pada 3 November di tengah meluasnya pandemi virus corona ini. (em/jm)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Barack Obama Kampanye untuk Biden di Pennsylvania
Mantan Presiden AS, Barack Obama, melakukan kampanye untuk mendukung calon Demokrat Joe Biden
Biden Kritik Donald Trump pada Kampanye di North Carolina
Jelang pilpres Amerika Serikat dua kandidat presiden, petahana Donald Trump dan penantangnya Joe Biden saling kritik pada kampanye mereka
Donald Trump Lakukan Kampanye untuk Sasar Pemilih Lansia
Presiden AS, Donald Trump, kampanye di hadapan lansia di Florida karena populasi pemilih lansia di negera bagian ini tertinggi di Amerika
0
Langkah Donald Trump dan Joe Biden Jelang Hari H Pilpres AS
Capres petahana, Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, dekati pendukung kategori mereka yang belum tentukan pilihan