UNTUK INDONESIA
Kronologi Dokter di Surabaya Kehilangan Uang Rp.400 Juta
Seorang dokter di Surabaya mengaku kehilangan uang sebesar Rp.400 juta setelah nomor ponselnya dikloning oknum tak dikenal.
Seorang dokter di Surabaya kehilangan uangnya setelah nomor ponsel dikloning orang tak dikenal. (Tagar/Pixabay)

Jakarta - Tabungan dokter Eric Priyo Prasetyo 43 tahun sebesar Rp.400 juta mendadak hilang setelah nomor ponsel miliknya dikloning. Eric, melalui kuasa hukumnya, Yusron Marzuki menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Mei 2016.

Saat itu Eric dihubungi oleh orang yang mengaku CS Bank Danamon. Orang itu mengatakan bahwa Eric terdaftar pada layanan bank yang menyajikan harga-harga komoditas, valas, dan saham dan biayanya akan didebet otomatis dari rekening.

Eric sempat mengonfirmasi ke Bank Danamon di Jalan Panglima Sudirman Surabaya. Namun, pihak bank menyatakan tidak ada layanan seperti yang disebutkan. Eric diminta mengabaikan dan tidak menanggapi informasi dari penelepon misterius itu.

Beberapa saat kemudian, kode aktivasi masuk ke pesan di ponsel Eric berkali-kali selama beberapa hari. Sedangkan pada saat itu Eric tidak melakukan transaksi atau aktivasi layanan apa pun.

Tujuh menit usai ditutup, nomor Pak Eric aktif lagi. Informasi dari Telkomsel, nomor tersebut dikloning di Grapari Kelapa Gading, Jakarta,

Ponsel Eric terus berdering beberapa pekan setelahnya, bahkan berganti-ganti nomor. Bahkan, pesan bernada ancaman juga diterimanya. Merasa tidak nyaman, Eric mendatangi pusat layanan Telkomsel di Jalan Kayoon, Surabaya, untuk menutup nomor ponselnya.

"Tujuh menit usai ditutup, nomor Pak Eric aktif lagi. Informasi dari Telkomsel, nomor tersebut dikloning di Grapari Kelapa Gading, Jakarta," ujar Yusron kepada media Sabtu, 17 Oktober 2020.

Beberapa hari setelahnya, kliennya itu kaget melihat saldonya di Bank Danamon tersisa sedikit. "Dari semula sekitar Rp.400 juta tinggal sekitar Rp500 ribu," ucapnya.

Setelah dicek di daftar mutasi rekening, uang tersebut mengalir kelima nomor rekening yang tidak diketahui sebanyak delapan kali. Atas peristiwa itu, selain melapor ke siber Polda Jatim, Eric juga menggugat Bank Danamon dan Telkomsel ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Dia menganggap ada aksi penyalagunaan kartu pelanggan yang sudah ditutup. "Karena itu kami minta pihak Telkomsel dan Bank Danamon bertanggung jawab mengganti kerugian klien kami," ujar dia. []

Baca juga: 

Berita terkait
Curi Uang Melalui ATM, Seorang Pria di Aceh Dibekuk
MF ditangkap karena mencuri uang melalui kartu ATM milik Turchamun Dahriansyah, 29 tahun, warga Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.
Seorang Bidan di Medan Kuras Uang Karibnya dari ATM
Seorang bidan berparas cantik di Kota Medan, Sumatera Utara, mencuri uang teman karibnya dari ATM sebanyak Rp 16 juta.
Jarah Uang ATM, 3 Anak Medan Ditembak Polisi Aceh
Polisi Aceh melumpuhkan tiga tersangka penjarahan uang seorang nasabah, dari rekening salah satu bank di Kabupaten Bireuen.
0
Kronologi Dokter di Surabaya Kehilangan Uang Rp.400 Juta
Seorang dokter di Surabaya mengaku kehilangan uang sebesar Rp.400 juta setelah nomor ponselnya dikloning oknum tak dikenal.