UNTUK INDONESIA
Korban Meninggal Wisata Ceurace Pergi Tidak Melapor
Destinasi wisata Ceurace tingkat tujuh yang berada di pegunungan Desa Krung Bate, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh menelan korban jiwa.
Kanit Intel di Polsek Tangse, Polres Pidie, Aiptu Afrijal, hanyut di sungai Sarah Pineung Gua Ileh Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie, Minggu (28/5). Ia hanyut saat hendak menolong warga yang terpeleset kesungai.

Aceh Barat Daya – Hendak menghabiskan liburan di destinasi wisata Ceurace tingkat tujuh pegunungan di Desa Krung Bate, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya, Aceh, naas seorang pemuda, Farhan (22 tahun) hingga berujung meninggal dunia.

Kabag Ops Polres Abdya, AKP Haryono, membenarkan seorang remaja (22 tahun) bernama Farhan, warga Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie meninggal dunia karena terpeleset dan jatuh dari ketinggian di destinasi wisata Ceurace tingkat tujuh pegunungan, Minggu, 19 Januari 2020 sore. 

“Benar. Korban meninggal di tempat karena terjatuh dari ketinggian,” kata Haryono, Senin malam, 20 Januari 2020 di Aceh.

Ketika sudah berada di lokasi, korban naik ke bagian paling atas. Naas, dia terpeleset dan jatuh ke bawah. Beberapa bagian tubuh terbentur karang dan meninggal di tempat.

Kepada Tagar, Haryono menjelaskan kronologis kejadian naas itu. Korban sore itu menuju lokasi wisata ini bersama lima temannya. Lokasi wisata ini tidak bisa dilalui mengunakan kendaraan, sebab berada di pegunungan. Pengunjung jika ingin kelokasi harus menempuh jalan kaki lebih kurang dua jam.

Baca juga: Terpeleset Saat Selfie, Remaja di Aceh Meninggal

“Ketika sudah berada di lokasi, korban naik ke bagian paling atas. Naas, dia terpeleset dan jatuh ke bawah. Beberapa bagian tubuh terbentur karang dan meninggal di tempat,” katanya.

Lanjutnya, beberapa teman meninggalkan lokasi untuk memberitahukan masyarakat dan membantu evakuasi. Sebagian bersama jenazah korban sembari bantuan datang. Korban ditandu menggunakan kain sarung dan dibawa ke Puskesmas untuk memastikan bahwa sudah meninggal.

“Tidak di otopsi. Kejadian ini murni musibah. Korban ke Puskesmas untuk memastikan saja bahwa korban sudah meninggal,” sebutnya.

Haryono menghimbau, bagi masyarakat yang ingin kelokasi baik itu warga setempat maupun warga desa dan daerah lain, untuk melapor atau memberitahukan kepada aparatur desa setempat. Hal ini agar jika ada sesuatu hal, penanganannya bisa segera.

“Jadi mereka (korban dan kawan-kawannya) tidak melapor kepada masyarakat. Harusnya melapor dulu, kan lokasinya jauh di pegunungan,” sebutnya. []

Berita terkait
Juru Mudi Kapal Tanker Jatuh ke Laut Aceh
Juru mudi kapal tanker STI Jermyn, Devereve Steeve jatuh di perairan Kota Langsa, Aceh.
Kasus Perceraian di Kalangan PNS Abdya Aceh Tinggi
Angka perceraian di lingkungan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh semakin tinggi.
Warga Serahkan Satwa Langka ke BKSDA di Aceh
Satwa langka jenis Owa ditemukan di Aceh.
0
Apakah Investor Pintar Akan Beli Saham Sido Muncul?
Laporan setahun kinerja PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) baru saja dirilis.