KONI Ajukan Anggaran Porprov 2018 Rp10 Miliar

Komite Olahraga Nasional Indonesia Kepulauan Riau mengajukan anggaran Rp10 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018.
Komite Olahraga Nasional Indonesia Kepulauan Riau mengajukan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV 2018 di Kota Tanjungpinang.(Foto:Ist)

Batam, (Tagar 5/12/2017) - Komite Olahraga Nasional Indonesia Kepulauan Riau mengajukan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV 2018 di Kota Tanjungpinang.

"Anggaran baru kami ajukan, angka persisnya saya lupa, tapi sekitar Rp10 miliar," kata Wakil Sekretaris KONI Kepri Amri Chaniago di Batam, Kepri, Selasa.

Anggaran itu untuk membiayai seluruh pelaksanaan acara empat tahunan yang diselenggarakan di ibu kota provinsi tersebut.

Porprov sengaja digelar untuk mencari bibit-bibit unggul olahraga, sekaligus seleksi atlet terbaik yang akan mewakili Kepri di ajang Porwil dan PraPON 2019 dan juga menjadi ajang silaturahmi insan olahraga.

Amri menyatakan, sebanyak 28 cabang olahraga akan diperlombakan di Porprov pada Oktober 2018, di antaranya atletik, bulu tangkis, biliar, catur, judo, futsal, voli, basket, dayung dan bridge.

"Kami masih pada persiapan awal, di antaranya penetapan tanggal, lokasi pertandingan dan lainnya," kata dia.

Porprov akan digelar di beberapa tempat di ibu kota, dan ada juga yang diselenggarakan di Kabupaten Bintan karena keterbatasan infrastruktur.

"Ada yang di Bintan, yaitu cabang olahraga atletik, karena tidak memungkinkan dilaksanakan di Lapangan Suleiman Abdullah Tanjungpinang, jadi tuan rumah memutuskan mengadakannya di Toapaya," jelas Amri.

Kondisi Lapangan Suleiman Abdullah tidak kondusif untuk pertandingan besar, dan membutuhkan renovasi besar, yang diperkirakan membutuhkan waktu yang panjang.

"Kalau dalam waktu dekat tidak memungkinkan menyiapkan itu," kata Amri.

Sementara di Toapaya, Bintan, lintasan pertandingan sudah siap dan dalam kondisi yang bagus.

Sebenarnya, kata Amri, KONI mengusulkan khusus cabang atletik diselenggarakan di Kota Batam yang infrastrukturnya lebih baik. Namun tuan rumah bersikeras di Bintan, karena lokasinya lebih dekat.

Cabang atletik sendiri mempertandingkan sekitar 30 nomor cabang.

Disinggung mengenai dukungan Pemprov untuk olahraga, Amri menyatakan hingga saat ini komitmen Pemprov sangat baik.

"Tapi memang belum signifikan, tahun ini kami dianggarkan Rp7 miliar yang kami bagikan untuk atlet berprestasi di PON," kata Amri.(ant/wwn)

Berita terkait
0
Simple dan Cepat! Resep Es Cokelat ala Starbucks
Kedai Starbucks seringkali menjadi favorit banyak orang untuk meminum secangkir kopi atau es cokelat yang bisa Anda buat sendiri di rumah.