Kompetisi Juggling SSB Dukung Timnas di Piala Dunia U-20

Kegiatan Youth Fun Juggling yang mendukung dan mengampanyekan Piala Dunia U-20 2021 digelar di berbagai kota. Salah satunya digelar di Boyolali.
Kegiatan Youth Fun Juggling yang mendukung dan mengampanyekan Piala Dunia U-20 2021 digelar di berbagai kota. Salah satunya digelar di Boyolali. (Foto: Tagar/Gonang Susatio)

Solo - Piala Dunia U-20 2021 tinggal hitungan bulan. Kegiatan olahraga yang mendukung sekaligus mengampanyekan Piala Dunia pun digelar di berbagai kota. Salah satunya Youth Fun Juggling Competition yang diikuti oleh para pesepak bola usia muda di Kota Boyolali dan Magelang. 

Sosialisasi dilakukan sekaligus mendukung tim nasional U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Tak hanya itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberi dorongan olahraga sepak bola. Bekerja sama dengan PSSI, kementerian menggelar kegiatan Sosialisasi Youth Fun Juggling Competition.

Kegiatan yang dilaksanakan di 36 kabupaten dan kota dari 6 provinsi ini diikuti 30 pesepak bola yunior dari Sekolah Sepak Bola (SSB) berusia 12-16 tahun. Kota-kota yang menjadi destinasi sosialisasi seperti Boyolali yang digelar pada Sabtu, 28, November 2020 dan Magelang, Minggu, 29, November 2020. 

Aksi juggling memang bisa dinikmati saat disaksikan. Tetapi itu bukan untuk gaya-gayaan

Selanjutnya, sosialisasi dalam bentuk kompetisi juggling bola ini dilaksanakan di Purwodadi dan Semarang. Kompetisi ini akan berlangsung dari 28 November hingga 14 Desember 2020.

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali kompetisi juggling yang digelar erat kaitannya dengan program percepatan pembangunan sepak bola nasional. Pasalnya kompetisi itu juga mencari pesepak bola bertalenta di berbagai daerah.

"Sepak bola bukan hanya ketika bermain di lapangan. Juggling juga sebagai bagian yang erat dengan permainan sepak bola yang menyenangkan," kata Menpora. 

"Pandemi membuat ruang gerak kita terbatas. Namun antusias untuk berolahraga harus tetap digelorakan. Saya berharap pesepak bola muda Indonesia bisa lebih berprestasi dan semoga unggul di kancah dunia," kata Zainudin Amali melanjutkan.

Pemain PSIS Beri Tips Sukses

Kompetisi juggling di Boyolali turut dimeriahkan pemain tim nasional Septian David Maulana. Mantan pemain timnas U-19 yang kini membela PSIS Semarang ini memberikan tips atau kunci sukses di sepak bola. Dirinya ikut berbagi cerita tentang pengalaman bermain sejak kecil.

Baca juga:

Indonesia Siap Bila Piala Dunia U-20 2021 Diundur

Jokowi Pastikan Persiapan Piala Dunia FIFA U20 di Indonesia

"Juggling tentu penting dan setiap pemain bola harus menguasainya dengan baik. Aksi juggling memang bisa dinikmati saat disaksikan. Tetapi itu bukan untuk gaya-gayaan. Ini juga termasuk teknik dasar dalam bermain sepak bola," kata Septian David yang terkesan dengan aksi anak-anak SSB dari Boyolali dan sekitarnya. Menurut dia meski masih di level yunior atau bahkan usia SSB, namun mereka memperlihatkan teknik yang bagus.

"Adik-adik sudah cukup baik memperagakan juggling. Kegiatan yang dilakukan Kemenpora ini memang harus didukung. Kegiatan ini semakin mengasah potensi pesepak bola masa depan Indonesia," kata Septian David lagi yang sempat bermain untuk Mitra Kukar sebelum pindah ke PSIS. []

Berita terkait
74 Pemain SSB Sukabumi Ikut Laga Sepak Bola Nasional
74 pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Sukabumi Pro Soccer ikuti IJL U-11 dan U-13, serta IJSL U-10 tahun 2020
Menuju Piala Dunia U-20, Lapangan Kota Barat Solo Dibongkar
Lapangan Kota Barat di Solo mulai dibongkar. Lapangan ini dipersiapkan jadi salah satu tempat latihan bagi tim peserta Piala Dunia U-20 2021.
Segera Dibangun, Lapangan Pendukung Piala Dunia U-20 di Solo
Solo dengan venue Stadion Manahan sebagai salah satu penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 mulai lakukan persiapan. Lapangan pendukung akan digarap.
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan