UNTUK INDONESIA
Kisah Tukang Parkir Yogyakarta dan Segepok Uang
Heri Suprapto, juru parkir di Kota Yogyakarta menemukan Rp 2,5 juta di ATM. Meski hidup pas-pasan, tapi dia tidak memakai uang itu. Dia amanah.
Heri Suprapto, 58 tahun (kanan) saat bekerja menjadi juru parkir di mesin ATM di Jalan Timoho, kelurahan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta (Foto: Facebook/Tagar/Evi Nur Afiah).

Yogyakarta - Cerita tentang tukang parkir dan penemuan segepok uang di Yogyakarta, viral di media sosial seperti Facebook atau twitter. Warganet tergagum dengan juru parkir bernama Heri Suprapto. Kisahnya bisa menjadi teladan, utamanya tentang kejujurannya.

"Waaa.. Iki patut dicontoh kebaikan bapak tersebut," tulis akun Iriantoandika.

"Masih ada orang baik, semoga diberikan kesehatan dan rezeki yang barokah untuk kejujuran bapak parkir," kata akun Ettidwiriswanti.

Siapa tukang parkir yang bernama Heri Suprapto itu? Pria yang akrab disapa Entong ini seorang juru parkir salah satu bank di Jalan Timoho, Kelurahan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Pada Sabtu 15 Februari 2020 sekitar pukul 10.00 WIB, pria paruh baya ini menemukan sejumlah uang yang tertinggal di atas mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di tempatnya bekerja. Uang itu berjumlah Rp 2,5 juta. Uang itu tertinggal di atas mesin ATM yang berdampingan dengan Bank tersebut.

Saat ditemui di tempat lokasi tempatnya bekerja, Entong hanya mengenakan sebuah kaos oblong berwarna hitam bergambar. Saat itu dia memakai topi, sekedar untuk menahan terik matahari. Warna rambut yang mulai memutih dan tubuhnya kurusnya.

Pria yang berdomisili di Gondosuli, Kelurahan Baciro ini menceritakan, saat menemukan uang itu, dia sedang duduk bersandar tembok dan menghadap ke depan pintu masuk ATM. Dia melihat tumpukan uang yang tertinggal di atas mesin ATM.

Entong masuk ruang ATM dan menyimpannya. "Sewaktu saya duduk di sini menghadap pintu. Saya lihat ada uang di atas ATM, kok tidak ada orang di dalam. Lalu saya ambil uangnya, saya amankan dulu," katanya kepada wartawan pada Kamis 20 Februari 2020.

Dia berharap pemilik uang itu kembali dan mengambilnya. Entong ingat uang tersebut milik seorang ibu berusia 40 tahun dan membawa dua anak kecil. Entong menunggu lama di sana.

Namun setelah menunggu selama dua jam, dia mengaku tidak kuasa menahan lapar. Segepok uang itu akhirnya dititipkan kepada Satpam Bank. Entong meninggalkan pekerjaanya sebentar ke warung untuk makan siang.

Info penemuan uangInfo penemuan uang di atas mesin ATM perbankan di Yogyakarta yang diposting di media sosial. (Foto: Screenchot twitter/Tagar/Evi Nur Afiah)

Saat di warung makan itu, Entong hanya membawa uang Rp 11 ribu. Dengan uangnya itu dia hanya bisa membeli mie ayam seharga Rp 10 ribu. "Saat itu saya tinggal bawa uang Rp 11 ribu. Yang Rp 10 ribu buat beli mie ayam, tinggal seribu saya ngutang rokok dulu. Sejak awal tidak ada niatan mau ngambil walaupun hanya pegang uang sedikit," ucapnya.

Segepok uang ditemukannya itu tidak membuatnya silau meski hidupnya pas-pasan. Bekerja sebagai juru parkir dalam sehari dia bisa menerima penghasilan maksimal Rp 50 ribu.

Sejak awal tidak ada niatan mau ngambil walaupun hanya pegang uang sedikit.

Penemuan uang di ATM tempat Entong berjaga, bukan sekali ini saja. Sebelumnya Entong pernah menemukan barang yang tertinggal seperti dompet, handphone, kartu ATM yang tertinggal di mesin hingga sejumlah uang.

Namun diakuinya tidak sedikit pun dalam benaknya untuk menggunakan barang atau uang itu untuk dirinya sendiri. "Memang di sini itu ngawasi beneran. Kalau barang yang tertinggal, di sini selalu ada terus. Tapi tak ada sedikit pun ada niat itu, intinya jika jaga semua," kata Entong.

Hingga saat ini, uang yang ditemukan Entong tersebut belum ada yang mengambil. Uang itu masih disimpah oleh petugas keamanan bank tersebut. Semoga selalu sehat Pak Heri Suprapto. []

Baca Juga:

Berita terkait
Kisah Manahan dan Persis yang Disaksikan Presiden
Presiden Joko Widodo tidak hanya meresmikan Stadion Manahan, Solo, tetapi juga menyaksikan uji coba Persis melawan Persib Bandung.
Kisah Inspiratif 2 Jurnalis Yogyakarta
Dua jurnalis inspiratif di Yogyakarta, Hendy Kurniawan dan Boy T Harjanto. Apa yang mereka lakukan untuk kehidupan mengundang rasa haru.
Kisah Inspiratif Driver Gojek Dituangkan dalam Buku
Kisah-kisah inspiratif para driver Gojek dituangkan dalam sebuah buku berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Driver Gojek karya Marchella FP.
0
Dua Skenario Hadapi Krisis Corona Berdampak Ekonomi
Wabah virus corona membuat Indonesia menghadapi tekanan ekonomi karena ekspor dan impor terutama tujuan Tiongkok menurun.