Surabaya - Kiai sepuh se-Jawa Timur siap menjadi tuan rumah untuk mempertemukan Capres 01 Joko Widodo dan Capres 02 Prabowo Subianto. Mengingat pasca Pilpres suhu sempat memanas akibat tidak menerima hasil Pemilu hingga terjadi aksi 22 Mei kemarin.

Keinginan para kiai sepuh ini merupakan pertemuan yang di hadiri para kiai dan ulama sepuh. Salah satunya Rois Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, di Rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf, Minggu, 2 Juni petang.

"Agar Indonesia ke depan yang maju lagi, kiai-kiai di Jatim siap menfasilitasi rekonsiliasi Pak Jokowi dan Pak Prabowo," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Para kiai menginginkan rekonsiliasi di lakukan secara ikhlas dan sungguh-sungguh demi keutuhan NKRI. Para kiai berharap dengan adanya islah kedua kubu kebersamaan tetap terjaga.

"Pertemuan tadi juga di sepakati akan ada pertemuan lanjutan di kediaman Kiai Nawawi di Sidogiri," kata Gus Ipul.

Baca juga: Menuju Pertemuan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Rekonsiliasi tak hanya melibatkan seluruh kiai sepuh, tetapi juga dilakukan pertemuan-pertemuan kecil di berbagai daerah. "Kita sedih kalau berbeda tapi tidak ada komunikasi. Ini berbeda tapi komunikasi jalan terus," kata Gus Ipul.

Sementara itu KH Anwar Iskandar menilai perbedaan pilihan merupakan sunatullah. Namun masyarakat harus mengedepankan persatuan dalam menghadapi perbedaan. Mengingat perbedaan pilihan adalah bagian dari dinamika yang merupakan sunatullah.

"Tapi jangan sampai saling menghujat,” kata KH Anwar.

KH Anwar menilai Pilpres telah selesai sehingga para kiai baik pendukung 01 maupun 02 telah sepakat untuk membangun komunikasi intensif dan saling memaafkan.

Baca juga: SBY Ungkap Isi Pertemuan AHY dan Jokowi

"Kita menginginkan islah atau rekonsiliasi agar bangsa ini tidak terjebak pada polemik yang menjurus disintegrasi. Kita menginginkan dengan modal kiai-kiai sudah bertemu ini bsa membangun Indonesia lebih maju lagi," kata dia.

Dalam pertemuan tersebut kia kedua kubu, baik pendukung 01 maupun 02 saling mendoakan. Doa pertama dilakukan Kiai Marzuki yang mendoakan agar Prabowo diberi kesehatan dan kemampuan. Dengan begitu, tetap bisa mengabdi untuk kepentingan bangsa.

Sementara kiai kubu Jokowi yakni Kiai Mahrus Malik mendoakan agar Presiden RI diberikan kesehatan sehingga bisa memimpin bangsa ini dengan lebih baik.

Pertemuan ini dihadiri Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur, Pengasuh Pesantren Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil, Pengasuh Pesantren AL Amin Kediri KH Anwar Iskandar, Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan KH Idris Hamid, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, serta Pengasuh Pesantren al-Mubarok Lanbulan, Sampang KH Ahmad Ghozali.

Selain itu juga ada Pengasuh Pesantren Al-Ihsan Jrangoan Sampang KH Mahrus Malik, Pengasuh Pesantren Darul Ulum Gersempal Omben Sampang KH Jafar Yusuf Abd Wahid, Pengasuh Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib, serta Pengasuh Pesantren An Nur I Bululawang Malang KH Fahrur Rozi. Sejumlah gus maupun Lora (putra kiai) juga turut hadir dalam pertemuan kali ini. []

Baca jugaLuhut: Pertemuan Jokowi-Prabowo Masih Diupayakan