Indonesia
Ketua KPU: Jabar dan Sulsel Siap Lapor Rekapitulasi
Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan provinsi Jabar dan Sulawesi Selatan (Sulsel) siap melaporkan hasil rekapitulasi.
Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) siap melaporkan hasil rekapitulasi, Kamis 16 Mei 2019. (Foto: Antara)

Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman mengatakan provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) siap melaporkan hasil rekapitulasi pada rapat pleno penghitungan suara nasional Pemilu 2019 yang diselenggarakan Kamis, 16 Mei 2019.

Laporan dari Provinsi Jawa Barat, sudah dipegang KPU dan siap direkapitulasi pada siang hari ini. Sedangkan laporan dari Sulawesi Selatan kemungkinan sampai pada Kamis sore.

Sementara itu, KPU Jawa Barat telah menyelesaikan rapat pleno penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada Senin 13 Mei 2019 malam. 

KPU Jawa Barat menetapkan, pasangan calon presiden Prabowo-Sandiaga unggul atas pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf Amin dengan selisih 5 juta suara, tingkat partisipasi pemilih mencapai 79 persen se-Jawa Barat.

Hingga Rabu 15 Mei 2019 malam, KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional dari 26 provinsi.

Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di 16 provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Kalimantan Barat, DIY, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau.

Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga Uno hanya menang di 10 provinsi, yakni Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sulawesi Tenggara, NTB, Banten, Aceh, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat.

Proses penghitungan suara manual hasil pemilu presiden 2019 dilakukan secara berjenjang, mulai di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada 17-18 April, tingkat kecamatan pada 18 April-5 Mei, tingkat Kabupaten/Kota pada 20 April-8 Mei, dan tingkat provinsi pada 22 April hingga 13 Mei 2019. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Rusuh di Manokwari, Tidak Ada Sweeping Orang Jawa
Kerusuhan terjadi di Manokwari dalam kerusuhan massa membakar gedung DPRD Papua Barat. Akibat pembakaran sejumlah ruas jalan ditutup.