UNTUK INDONESIA
Ketua KPK Malaysia Mengundurkan Diri
Ketua KPK Malaysia Latheefa Koya, 6 Maret 2020, membenarkan menyampaikan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin
Ketua Pesuruhjaya Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM/KPK), Latheefa Koya (Foto: Tagar/ANTARA/Ho-Twitter SPRM).

Kuala Lumpur - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pesuruhjaya Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (KPK/SPRM), Latheefa Koya, Jumat, 6 Maret 2020, membenarkan telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin.

Surat tersebut dihantarkan Senin, 2 Maret 2020, dan salinan disampaikan kepada Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.

Latheefa mengatakan tindakan pengunduran diri tersebut merupakan keputusannya sendiri dan membantah spekulasi kalau dirinya menerima tekanan untuk meletakkan jabatan. "Saya berhasrat untuk kembali sebagai pengacara HAM," katanya, seperti dilansir Antara.

Latheefa mengatakan Kamis dirinya telah berjumpa dengan Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin untuk menjelaskan dan membincangkan keputusan tersebut dan dirinya memahaminya.

Pada pertemuan tersebut dia turut menginformasikan mengenai usaha SPRM dalam memberantas gejala korupsi termasuk penyelidikan terkait dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada perdana menteri dan pemerintah baru dalam memastikan kebajikan dan kepentingan terbaik untuk rakyat," katanya.

Wakil Ketua SPRM (Operasi) Datuk Seri Azam Baki serta ketua-ketua SPRM telah diberi tanggung jawab untuk memastikan penyerahan tugas tersebut berjalan lancar. []

Berita terkait
Akan Diperiksa KPK, Saksi Ini Malah ke Malaysia
Kasie Pencatatan Perubahan Kewarganegaraan Akibat Non Kelahiran Ditjen Dukcapil Diana Anggraeni untuk diperiksa KPK sebagai saksi Setya Novanto mangkir.
0
Nabi Hud AS, Sebelum Angin Membinasakan Segala
Kenapa angin bertiup sehebat-hebatnya selama tujuh malam delapan hari membinasakan Ad, kaum bertubuh besar dan kuat pada zaman Nabi Hud AS.