Pontianak - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) bekerja sama dengan Bukalapak mencetak wirausaha muda lewat pelatihan vokasional berbasis e-commerce yang diselenggarakan di Hotel Kapuas Dharma, Pontianak. Selain dengan Bukalapak, GMKI juga bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat.

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat Ahi M.T didampingi Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan UKM RI Khalif Mujitahid dan Kabid Ekonomi Kreatif PP GMKI David Sirait.

“Setelah selesai dari pelatihan ini, peserta harus mampu meningkatkan daya saing antar UMKM khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Revitalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di setiap kantor dinas, baik tingkat kota maupun kabupaten, hadir sebagai tempat mengembangkan UMKM. Layanan yang diberikan seperti kelembagaan, SDM, produksi, pembiayaan dan pemasaran,” ungkap Ahi.

Baca juga: Jelang Lebaran GMKI Minta Harga Tiket Pesawat Turun

Sementara itu, instruktur dari Bukalapak Anita mengatakan materi pelatihan yang sudah diberikan lengkap dengan studi kasus dapat dimanfaatkan dan menjadi solusi bagi para anak muda untuk mengembangkan usaha.

“Saya harap apa yang sudah saya bagikan melalui contoh-contoh studi kasus, dapat menjawab dan melahirkan sebuah solusi. Selamat datang di dunia market place, khususnya Bukalapak,“ ujar Anita.

Baca juga: GMKI Gandeng Bukalapak Pelatihan Vokasional

Di tempat yang sama, David Sirait mengatakan dari antusiasme peserta, kegiatan pelatihan ini sangat efektif bagi para wirausaha pemula khususnya kader GMKI se-kalimantan. 

"Instruktur yang berasal dari kementerian dan dinas KUKM mensosialisasikan regulasi dan dukungan pemerintah terhadap pelaku bisnis, selanjutnya Bukalapak memberikan trik jitu dan teknik berjualan dalam mempromosikan produk di platform e-commerce. Menurut saya ini kaloborasi yang baik. Hanya saja tidak cukup kursus kilat ini bagi wirausaha pemula untuk langsung mandiri dalam menjalankan usahanya. Perlu pendampingan dan mentoring khusus sebagai ruang konsultasi antara pelaku usaha, pemerintah, serta pihak pendukung lainnya. Bisa dikatakan seperti inkubator bisnis,” ucap David. 

David SiraitKabid Ekonomi Kreatif PP GMKI David Sirait. (Foto: GMKI)

Peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Sintang, Bengkayang, Balikpapan, Palangkaraya, dan tuan rumah Pontianak. Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari mulai Kamis 9 Mei dan berakhir 11 Mei 2019. Pelatihan ditutup dengan agenda Field Trip berkunjung tempat wisata seperti Aloe Vera Center, Monumen Khatulistiwa, dan Alun-alun Pontianak.[]