UNTUK INDONESIA
Kemensos Terus Dorong Penyerapan Anggaran 2020
Menteri Sosial Juliari menginstruksikan kepada jajarannya, untuk percepat penyerapannya dan harus menyelesaikannya pada bulan November 2020.
Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos), Juliari P Batubara saat meresmikan Loka Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (LRSKP) Napza dan Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODH) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. (Foto: Tagar/Afrilian Cahaya Putri).

Jakarta - Sebagai dukungan terhadap tugas penanganan pandemi Covid-19, Kementerian Sosial (Kemensos) terus mengalami penambahan. Saat ini, anggaran Kemensos mencapai Rp 134,008 triliun.

Dengan anggaran yang terus meningkat di tahun 2020, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara menginstruksikan kepada jajarannya, untuk percepat penyerapannya dan harus menyelesaikannya pada bulan November 2020. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan Kemensos tahun 2020, yang dilaksanakan di Jakarta, kemarin.

Diharapkan dapat membantu menopang daya beli masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian

"Saya minta, dengan anggaran yang terus meningkat, agar penyerapan dijaga dan ditingkatkan. Saat ini, di antara 5 kementerian dengan anggaran terbesar, realisasi anggaran Kemensos masih tertinggi. Nah, ini perlu dijaga dan ditingkatkan, dan harus selesai di bulan November," katanya melalui siaran pers yang diterima Tagar, Rabu, 26 Agustus 2020.

Kepada semua pimpinan di unit kerja terutama Eselon I dan II, ia menginstruksikan agar memantau secara harian atau day to day pelaksanaan penarikan dana mulai pertengahan Agustus ini sampai akhir November. "Untuk semua pimpinan di unit kerja terutama Eselon I dan II, agar mencermati laporan penyerapannya secara harian," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, anggaran Kemensos mengalami beberapa kali penambahan. Semula, Anggaran Kemensos pada TA 2020 ditetapkan sebesar Rp 62,77 triliun. 

Untuk mendukung penugasan di bidang program perlindungan sosial sebagai bagian jaring pengaman sosial dampak Covid-19, Kemensos mendapat tambahan sehingga anggaran menjadi Rp 104,4 triliun, sebelum akhirnya saat ini menjadi Rp 124,76 triliun.

Sejak pekan ini, anggaran Kemensos kembali mendapat tambahan, sehingga menjadi Rp 134,008 triliun. Dengan anggaran jumbo, Kemensos tetap dapat mengelolanya dengan baik. 

Per tanggal 13 Agustus 2020, dengan anggaran Rp 134,008 triliun, realisasi anggaran Kemensos mencapai Rp 75,583 triliun (56,40%). Anggaran tinggi, dan penyerapan tinggi.

Tingginya penyerapan sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo kepada para menteri agar terus meningkatkan realisasi atau serapan anggaran. 

"Diharapkan dapat membantu menopang daya beli masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian, di samping tetap membantu masyarakat lebih khusus lagi memasuki kuartal III tahun 2020," Juliari.

Pada Agustus minggu akhir ini, Mensos Juliari minta jajarannya untuk mencairkan Rp 17 triliun lebih sebagai penguatan dan sekaligus memberikan kontribusi kepada pergerakan ekonomi.

Langkah terbaru Kemensos untuk terus meningkatkan daya ungkit terhadap perekonomian dan pemenuhan kebutuhan dasar adalah dengan meluncurkan Bansos Beras dari Bulog yang disalurkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Total sasaran dalam program ini sebanyak 10 juta KPM.

Sementara Bansos Uang Tunai disalurkan untuk sebanyak 9 juta peserta Program Sembako (BPNT) yang tidak menerima PKH, dengan uang tunai senilai Rp 500 ribu/KPM dalam sekali salur. 

"Untuk Bansos beras didistribusikan 15 kg beras/bulan/KPM selama tiga bulan, dan dalam bulan agustus ini akan disalurkan sekaligus 2 kali, 15 kg (30 kg) untuk setiap KPM, Kemudian untuk Bansos Uang Tunai sekali salur senilai Rp 500 ribu/KPM,” akan tersalurkan," kata Juliari.[]

Berita terkait
Perbaikan Makam Cut Meutia Tanggung Jawab Kemensos
Perbaikan dan pemeliharaan Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia di Kabupaten Aceh Utara adalah wewenang atau tanggung jawab Kementerian Sosial.
Mensos Harap Bansos Gairahkan Pariwisata Pulau Bali
Mensos Juliari berharap, berbagai bantuan sosial yang dikucurkan pemerintah, efektif menggairahkan kembali industri wisata di Pulau Bali.
Mensos Klaim JPS Jaga Daya Beli Warga Bali
Menteri Sosial Juliari Batubara mengaku bantuan sosial tunai tetap membantu dan menjaga daya beli warga di tengah pandemi Covid-1
0
Kemensos Terus Dorong Penyerapan Anggaran 2020
Menteri Sosial Juliari menginstruksikan kepada jajarannya, untuk percepat penyerapannya dan harus menyelesaikannya pada bulan November 2020.