Kasus Covid-19 Meningkat Italia Tetap Buka Pasar Natal

Suasana Natal sangat terasa di sebuah kota di Italia Utara setelah ada izin untuk penyelenggaraan kembali sebuah acara tradisional
Pengunjung berbelanja di kios-kios pasar Natal Trento yang dibuka akhir pekan lalu, di Trento, Italia, 20 November 2021, meskipun ada kekhawatiran meningkatnya kasus Covid-19 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Matteo Berlenga)

Jakarta – Suasana Natal sangat terasa di sebuah kota di Italia Utara setelah pemerintah setempat mengeluarkan izin untuk penyelenggaraan kembali sebuah acara tradisional yang disebur Pasar Natal Trento setelah sempat dilarang tahun lalu.

Ribuan orang setiap hari mengunjungi Mercatino di Natale di Trento, atau Pasar Natal Trento, sejak mulai dibuka 20 November 2021 lalu. Di pintu masuk, mereka tidak sungkan menunjukkan Covid-19 Health Pass atau kartu yang menunjukkan pemiliknya telah menjalani vaksinasi lengkap, baru-baru ini dites dengan hasil negatif, atau telah dinyatakan sembuh dari penyakit yang diakibatkan virus itu.

Tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaran Pasar Natal tahun ini luar biasa ketat. Setelah status kesehatan dicek, para pengunjung harus mengenakan gelang kertas khusus yang disediakan panitia. Masker harus selalu digunakan kecuali saat makan atau minum di lokasi-lokasi yang ditetapkan.

pengunjung tunjukkan bukti vaksinPengunjung harus menunjukkan bukti sudah divaksinasi sebelum memasuki pasar Natal Trento, Italia, di tengah pandemi Covid-19, 21 November 2021 (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Pintu masuk pun tidak hanya satu, melainkan beberapa, untuk memastikan tidak terbentuknya antrean panjang. Jumlah pengunjung Pasar Natal itu dihitung secara elektronik untuk menghindari kemungkinan berdesak-desakan. Sejumlah petugas keamanan dikerahkan untuk memastikan para pengunjung mematuhi peraturan.

Elisabetta Bozzarelli, ketua panita Pasar Natal Trento, yang juga anggota dewan pariwisata kota itu, mengatakan, "Kota kami kembali dengan Pasar Natalnya setelah tahun lalu ditiadakan. Kami ingin menawarkan keamanan bersama dengan keajaiban Natal. Keamanan dijamin dengan kehadiran kartu kesehatan. Ada beberapa titik akses ke pasar Natal ini. Panitia akan memeriksa kartu kesehatan dan KTP, dan mengeluarkan gelang yang berbeda warna setiap harinya. Warna gelang itu untuk memastikan bahwa pengunjung lolos pemeriksaan pada hari itu."

pengunjung terima gelang kuningSeorang pengunjung menerima gelang kuning setelah menunjukkan kartu Covid-19 sebelum memasuki area pasar Natal Trento di Trento, Italia, 20 November 2021 (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Pasar itu dibuka untuk pertama kalinya sejak 2019 setelah tidak berlangsung tahun lalu karena pembatasan Covid-19 yang lebih ketat. Pada 2019, pasar itu dikunjungi sekitar 1,5 juta orang dan menghadirkan 90 kios. Untuk tahun ini, jumlah kios dikurangi menjadi 60.

Panitia penyelenggara yakin dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, para pengunjung dipastikan aman meskipun Italia mencatat peningkatan angka penularan baru-baru ini.

“Jumlah kios dikurangi tapi kualitasnya ditingkatkan. Kami memiliki beberapa pintu masuk yang dapat menghitung berapa banyak orang yang hadir sehingga kami memiliki kemungkinan untuk menutup akses jika jumlahnya sudah kebanyakan," kata Bozzarelli.

pengunjung sanitasiSeorang pengunjung menyanitasi tangannya di pasar Natal Trento, Italia, di tengah pandemi Covid-19, 21 November 2021 (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Pembukaan Pasar Natal Trento berlangsung sewaktu ketika Eropa disapu oleh gelombang keempat pandemi yang telah memaksa Austria, salah satu tetangga Italia, untuk mengumumkan lockdown nasional penuh. Jerman juga tidak mengesampingkan kemungkinan untuk mengambil tindakan serupa.

Italia juga mengalami peningkatan kasus harian dalam beberapa pekan terakhir, terutama di beberapa wilayah di utara. Pada hari Minggu, 21 November 2021, negara ini mencatat 46 kematian terkait virus corona, dan 9.709 infeksi baru.

pengunjung belanjaPengunjung berbelanja di kios-kios pasar Natal Trento selama akhir pekan di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di Trento, Italia, 21 November 2021 (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Meski begitu, para pengunjung pasar mengaku mereka merasa aman menikmati pasar berkat protokol keamanan yang ketat.

Benedetta Grande. seorang warga Trento, mengatakan, “Ada pemeriksaan kartu kesehatan dan itu membuat kami merasa lebih aman. Saya hanya berharap para pengunjung mematuhi aturan."

Carola Martini, seorang warga Trento lain, sedikit mengeluh tapi bersyukur. "Ini tidak terlalu menyenangkan karena kami tidak boleh berdekatan satu sama lain. Tapi paling tidak kami dapat merasakan suasana Natal ketimbang selalu terkurung di dalam rumah,” ujarnya.

Tahun ini pasar buka selama 50 hari hingga 9 Januari 2022 dan sekitar 18.000 orang telah hadir pada akhir pekan pembukaannya (ab/uh)/voaindonesia.com. []

WHO Bantah Klaim Dokter Italia Virus Corona Melemah

Pandemi Covid-19 di Israel dan Bangladesh

Korban Meninggal Akibat Corona di Italia Jadi 1.000

Saling Salip di Puncak Pandemi Global Covid-19

Berita terkait
Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Italia Tembus 4 Juta
Jumlah kasus virus corona di Italia per 29 April 2021 dilaporkan worldometer sebanyak 4.009.208 dengan 120.544 kematian
0
Kasus Covid-19 Meningkat Italia Tetap Buka Pasar Natal
Suasana Natal sangat terasa di sebuah kota di Italia Utara setelah ada izin untuk penyelenggaraan kembali sebuah acara tradisional