Karantina Penumpang dari Inggris dan Brasil di Portugal

Penumpang penerbangan tak langsung dari Inggris dan Brasil akan dikarantina di Portugal dan harus tunjukkan hasil tes negatif virus corona
Penumpang yang mengenakan masker pelindung wajah berjalan di bandara Lisbon selama wabah COVID-19, di Lisbon, Portugal, 15 Juni 2020. (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Rafael Marchante)

Jakarta - Kementerian Dalam Negeri Portugal, 6 Maret 2021, mengatakan penumpang yang terbang secara tidak langsung ke Portugal dari Inggris atau Brasil harus menunjukkan tes virus corona (Covid-19) negatif yang dilakukan 72 jam sebelum keberangkatan. Selain itu, mereka juga harus menjalani karantina selama dua minggu setelah kedatangan. Aturan tersebut mulai Minggu, 7 Maret 2021, dan seterusnya.

Langkah tersebut dirancang untuk menutup celah yang memungkinkan para pelancong dari Inggris dan Brazil mencapai Portugal dengan singgah di negara tempat perjalanan diizinkan.

Kantor Berita Reuters melaporkan, 6 Maret 2021, Portugal telah melarang penerbangan komersial atau pribadi langsung ke dan dari Inggris dan Brasil sejak Januari untuk membatasi penyebaran varian Covid-19.

Penerbangan untuk tujuan kemanusiaan dan repatriasi langsung masih akan diizinkan, tetapi penumpang harus menunjukkan tes Covid-19 negatif yang dilakukan 72 jam sebelum keberangkatan dan karantina selama 14 hari. Langkah-langkah tersebut akan ditinjau pada 16 Maret 2021.

lockdown portugalSuasana lockdown di salah satu sudut kota di Portugal, April 2020 (Foto: europost.eu)

Menteri Pariwisata Portugal mengatakan kepada BBC pada hari Jumat, 5 Maret 2021, bahwa negara itu berharap untuk mengizinkan turis Inggris yang dapat membuktikan bahwa mereka telah dites negatif atau kebal terhadap Covid-19 ke Portugal mulai 17 Mei 2021, ketika Inggris mencabut larangannya untuk melakukan perjalanan internasional.

Portugal, yang sejauh ini melaporkan 808.405 kasus Covid-19 dan 16.486 kematian, akan memulai pencabutan pembatasan sektor demi sektor pada minggu depan setelah menerapkan karantina wilayah (lockdown) selama hampir dua bulan menyusul adanya lonjakan kasus Covid-19 (ah)/Reuters/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Negara-negara Eropa Pertimbangkan Kartu Vaksinasi Corona
Negara-negara Uni Eropa yang bergantung pada pariwisata inginkan adanya pemberian kartu vaksinasi voris corona, Jerman dan Prancis menolak
Opini Publik di Amerika dan Eropa Terkait Penanganan Corona
Hasil survei Pusat Riset Pew menunjukkan opini publik beragam terhadap penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di AS dan Eropa
0
Sofyan Djalil: Kita Tidak Boleh Kalah Lawan Mafia Tanah
Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil mengatakan, kita tidak boleh kalah oleh mafia tanah dan harus memeranginya.