Indonesia
Jusuf Kalla Sentil Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat
Jusuf Kalla menyentil Mendagri Tjahjo Kumolo terkait anggaran perjalanan dinas kepala daerah dan pejabat daerah.
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat jumpa pers di Kantor Wapres, Jakarta pada Selasa (25/6/2019). (Foto: Antara/Bayu Prasetyo)

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyentil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terkait anggaran perjalanan dinas kepala daerah dan pejabat daerah, khususnya saat menghadiri acara di pusat pemerintahan Jakarta.

Dengan efisiensi perjalanan dinas para pejabat daerah, beban APBN akan berkurang mengingat defisit kas negara yang semakin membengkak.

Baca juga: Menteri Jokowi-Ma'ruf yang Ideal versi Jusuf Kalla

"Saya sudah minta, seperti dikatakan Mendagri, nanti acara-acara itu digabung menjadi satu supaya biaya perjalanan bisa dihemat. Negara sekarang banyak defisitnya, jadi perlu dibantu untuk tidak banyak biaya perjalanan dan biaya acara-acara," kata Wapres JK dalam sambutannya di Indonesia International Smart City Expo and Forum (IISMEX) Tahun 2019 di JCC Senayan Jakarta, Rabu, 17 Juli 2019, dikutip dari Antara.

Selain itu, jalannya pemerintah akan terganggu dengan banyaknya acara di Jakarta yang harus dihadiri kepala daerah. 

Wapres menyarankan agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa mengatur agar acara yang harus dihadiri kepala daerah bisa dilakukan dalam satu kali perjalanan dinas.

"Memang bulan-bulan akhir ini terlalu banyak acara, jadi minta maaf mengganggu saudara bupati dan gubernur untuk tidak bekerja optimal di daerah," kata JK.

Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat defisit APBN hingga semester pertama tahun 2019 mengalami peningkatan hingga Rp 135,8 triliun atau 0,84 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB), dibandingkan dengan semester pertama tahun 2018. Defisit APBN saat ini membengkak dari Rp 110,6 triliun atau 0,75 persen dari PDB. []

Baca juga: Prabowo Minta Jusuf Kalla Pulangkan Rizieq Shihab

Berita terkait
0
Daftar 100 Universitas Terbaik Indonesia 2019
Kemenristekdikti telah mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019. Lihat 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia