UNTUK INDONESIA
Jumlah Pasien Corona Sembuh di Kabupaten Sleman
Dari 135 kasus corona di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, sebanyak 119 pasien sudah sembuh. Data tersebut per 15 Juli 2020.
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. (Foto: jdrf.org)

Sleman - Hingga Rabu, 15 Juli 2020, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Sleman sebanyak 814 orang, dengan rincian 135 positif, 638 negatif, dan 41 lainnya masih dalam proses. Data tersebut berdasarkan keterangan tertulis dari Humas Pemkab Sleman.

Data lainnya juga menyebutkan bahwa dari 135 total pasien positif, 119 di antaranya sudah sembuh, sementara lima orang meninggal dan 11 masih dirawat. Sementara jumlah total orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Sleman sebanyak 2.722, dengan rincian 2.205 selesai pemantauan dan 517 masih dipantau.

Jumlah ODP tersebut secara akumulasi mengalami penambahan tujuh orang dari hari sebelumnya. Tetapi, ODP yang masih dalam pemantauan berkurang 50 orang, dengan rincian sebagai berikut:

  • Berkurang masing-masing satu di Kecamatan Gamping, Godean, Seyegan, Berbah, Turi (semua pindah ke ODP SP) dan Moyudan (karena data ganda)
  • Berkurang masing-masing dua di Kecamatan Prambanan, Tempel, Pakem (pindah ke ODP SP)
  • Berkurang masing-masing enam di Kecamatan Mlati dan Ngemplak (pindah ke ODP SP)
  • Berkurang 11 di Kecamatan Ngaglik (pindah ke ODP SP)
  • Berkurang 15 di Kecamatan Depok (pindah ke ODP SP)

Sementara, ODP dengan klasifikasi Selesai Pemantauan (SP), bertambah 57, yakni masing-masing satu di Kecamatan Godean, Seyegan, Berbah, Turi; masing-masing dua di Kecamatan Gamping, Prambanan, Tempel, Pakem; delapan di Kecamatan Mlati; 10 di Kecamatan Ngemplak; 12 di Kecamatan Ngaglik; dan 15 di Kecamatan Depok.

Dari data tersebut juga diketahui bahwa jumlah OTG mengalami penambahan sebanyak 74 orang jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Penambahan berasal dari Kecamatan Ngemplak sebanyak lima orang (kontak erat pasien positif); Kecamatan Moyudan 18 orang (kontak erat pasien positif); dan Kecamatan Godean 51 orang (kontak erat pasien positif).

Sedangkan jumlah PDP, secara akumulatif bertambah sebanyak tiga orang, dengan rincian PDP dalam proses bertambah satu orang. Kemudian PDP proses dirawat bertambah masing-masing satu di Kecamatan Gamping dan Kalasan.

PDP proses dirawat berkurang masing-masing satu di Kecamatan Moyudan (pindah ke PDP Proses Meninggal) dan Depok (pindah ke PDP Negatif Sehat). PDP proses yang meninggal bertambah satu orang di Kecamatan Moyudan; PDP Negatif bertambah satu di Kecamatan Depok; PDP negatif yang meninggal tetap.

Selanjutnya, PDP positif bertambah satu, dengan rincian PDP positif dirawat secara akumulasi berkurang dua, yakni bertambah satu di Kecamatan Ngemplak (riwayat perjalanan dari Madura); berkurang 1 di Kecamatan Godean dan Depok (semua pindah ke PDP Positif Sembuh) serta Ngaglik (pindah ke PDP Positif Meninggal).

Jumlah PDP positif sembuh bertambah dua orang, dengan rincian bertambah masing-masing satu di Kecamatan Godean dan Depok, dan PDP positif yang meninggal bertambah satu di Kecamatan Ngaglik. []

Berita terkait
Tak Ada Penambahan Pasien Corona di Sleman
Kabar baik pada Senin, 13 Juli 2020, tidak ada penambahan pasien corona di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tambah 3 Pasien Corona Satu Keluarga di Kulon Progo
Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta bertambah 3 pasien corona, ketiganya satu rumah satu keluarga. Total kasus sampai saat ini 24 kasus.
Penyebab Puskesmas Banguntapan 2 Bantul Ditutup
Tenaga kesehatan di Puskesmas Banguntapan II di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, terpapar corona. Fasilitas kesehatan itu akhirnya ditutup tiha hari.
0
Jumlah Pasien Corona Sembuh di Kabupaten Sleman
Dari 135 kasus corona di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, sebanyak 119 pasien sudah sembuh. Data tersebut per 15 Juli 2020.