Jakarta, (Tagar 10/8/2018) - Berangkat bersama dari titik Gedung Joeang, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin berangkat ke Komisi Pemilihan Umum untuk mendafar sebagai capres-cawapres dalam Pilpres 2019.

Jokowi memakai baju khasnya kemeja putih dengan lengan digulung. Yang istimewa pada bagian depan kemejanya diukir ornamen warna hitam dan siluet gambar dirinya beserta tulisan 'Bersih, Merakyat, Kerja Nyata'. 

KH Ma'ruf Amin dengan tampilan khas sarung, baju koko dan syal warna senada, serta kopiah hitam. 

Jokowi menyampaikan sambutan sesaat sebelum berangkat ke KPU.

"Saya bersama Bapak KH Ma'ruf Amin dari Gedung Joeang ini akan mendaftarkan diri ke KPU. Dahulu gedung ini adalah tempat politik di mana pejuang kita Bung Karno Bung Hatta dinilai dari sisi politiknya.

Gedung Joang 45 ini menjadi saksi pejuang merebut kemerdekaan.

Gedung Joang kita pilih sebagai titik awal memulai perjuangan membuat perubahan untuk melanjutkan perjuangan pahlawan kita.

Perjuangan kami berdua didukung partai pendukung dan relawan menuju Indonesia maju.

Atas pertolongan ridho dan kuasa Allah telah kita mutlakkan pondasi yang kokoh untuk bergerak lebih maju ke masa depan.

Ma'ruf Amin menjadi pasangan yang paling tepat mendampingi saya menuju perubahan itu.

Beliau adalah sosok yang utuh yang bijaksana.

Beliau memiliki pengalaman yang panjang di legislatif DPR MPR dan eksekutif dan badan pengarah BPIP serta dia juga Ketua MUI.

ARTINYA beliau memiliki rekam jejak dan pengalaman yang lengkap. Beliau memiliki pandangan yang sama dengan kita bahwa kita harus mengatasi kemiskinan dengan meningkatkan ekonomi umat tanpa kecuali.

Pada saat KH Ma'ruf Amin dikukuhkan sebagai profesor, pidato pengukuhannya berkaitan dengan arus ekonomi baru Indonesia. Artinya beliau sangat mengetahui mengenai ekonomi.

Bersama Ma'ruf Amin kita ingin tetap istikomah, membangun Indonesia maju. 

Kita ingin warga di perbatasan di kawasan terbelakang merasakan kemerdekaan.

Kita ingin semua merasa bangga menjadi rakyat Indonesia.

Kita ingin meratakan keadilan hingga masyarakat ke bawah.

Kita jalankan kedaulatan kita, sumber kekayaan kita dan mayoritas saham Freeport adalah bukti kita berdaya.

Kita berjuang sekeras-kerasanya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kinerja kita selama empat tahun inilah yang harus terus dibangun yang harus dilanjutkan.

Terima kasih.

Joko Widodo. " []