UNTUK INDONESIA
Jelang Imlek, Umat Tridharma Gorotalo dan Semarang Sembahyang ‘Sang Sin’
Jelang Imlek, umat Tridharma Gorotalo dan Semarang sembahyang ‘Sang Sin’. Selain amal perbuatan dilaporkan ke atas juga minta restu Cap Go Meh dapat terlaksana.
PROSESI RITUAL SANG SIN: Warga keturunan Tionghoa melakukan ritual Sang Sin, yakni prosesi mengantar 'Toa Pek Kong' atau Dewa untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa di Klenteng Ling Hok Bio di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/2). Ritual pembersihan kelenteng yang juga dilaksanakan di sejumlah klenteng di kawasan Pecinan Semarang tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2569. (Foto: Ant/Aji Styawan).

Gorontalo, (Tagar 10/2/2018) – Menjelang Tahun Baru Imlek 2569, Klenteng Tulus Harapan Kita, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, telah mempersiapkan segala sesuatu dan optimis akan mendapatkan restu untuk bisa melaksanakan Cap Go Meh.

Sebelum melaksanakan Cap Go Meh, Umat Budha Tridharma di Klenteng Tulus Harapan Kita tersebut telah melaksanakan sembahyang suci "Sang Sin" pada Jumat (9/2).

Ketua Tempat Ibadah Tridharma Gorontalo Robby Tansil, mengatakan bahwa sembahyang tersebut dilakukan untuk 'Toa Pek Kong' atau Dewa naik.

"Jadi amal dan perbuatan kita selama satu tahun dilaporkan ke atas," ujar Robby.

Sembahyang suci Sang Sin juga dilakukan untuk meminta restu agar perayaan Cap Go Meh dapat dilaksanakan.

"Setiap tahun memiliki arti yang baik bagi kami. Dan semoga pada tahun yang baru Gorontalo selalu aman, terhindar dari bencana dan semua umat beragama tetap rukun," jelas Robby Tansil.

"Sebelumnya kami juga telah melaksanakan prosesi Cuci Arca Suci dan juga membersihkan klenteng serta menata sebagai persiapan Imlek," imbuhnya.

Umat yang mencuci arca pun, kata dia, tidak sembarangan, karena harus berpuasa dari makanan hewani.

Ritual Sang Sin, yakni prosesi mengantar 'Toa Pek Kong' atau Dewa untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa juga dilakukan warga keturunan Tionghoa di Klenteng Ling Hok Bio, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/2).

Ritual pembersihan juga dilaksanakan di sejumlah klenteng di kawasan Pecinan Semarang tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2569. (ant/yps)

Berita terkait
0
Korban Bencana di Samosir Terima 'Boras Sipirnitondi'
Bencana alam di Kabupaten Samosir mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi warga terutama para petani.