Inklusivitas Kunci Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022

Untuk pulih bersama tersebut diperlukan semangat inklusivitas, solidaritas, kerja sama, kolaborasi, dan kemitraan
Presiden didampingi Menlu dan Menkeu saat mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2021 (Foto: BPMI)

Jakarta – Selama memegang tongkat estafet Presidensi G20 yang akan dimulai pada 1 Desember 2021, Indonesia akan memegang semangat utama pulih bersama. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi menekankan untuk pulih bersama tersebut diperlukan semangat inklusivitas, solidaritas, kerja sama, kolaborasi, dan kemitraan.

“Inklusivitas akan menjadi salah satu kata kunci dalam Presidensi G20 Indonesia. Indonesia tidak hanya akan memperhatikan kepentingan anggota G20 saja namun juga kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan. Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi dalam keterangan pers bersama terkait Kesiapan Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, 14 September 2021, malam.

Retno menegaskan, Indonesia akan memberikan perhatian besar kepada negara berkembang baik di Asia, Afrika, Amerika Latin, termasuk negara-negara kepulauan kecil di Pasifik dan Karibia.

“Kita juga akan merangkul keterlibatan berbagai kalangan perempuan, pemuda, akademisi, dunia usaha, dan parlemen,” imbuhnya.

Selama menjalankan tugas Presidensi G20 ini, papar Menlu, selain isu kesehatan dan pandemi serta pembangunan berkelanjutan, perhatian besar akan diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ekonomi digital yang sukses menjadi penggerak ekonomi di masa pandemi.

“Kita juga ingin mendorong pengakuan atas peran penting dan pemberdayaan tenaga kerja difabilitas dalam dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, akan diselenggarakan pula forum bisnis dan kemitraan di sektor infrastruktur berkelanjutan dan investasi kesehatan. “Kita perlu memperkuat sektor-sektor tersebut untuk mencapai pemulihan, pertumbuhan, dan ketahanan bersama,” katanya (RF/UN)/setkab.go.id. []

Jokowi Tunjuk Menko Airlangga Pimpin Sherpa Track G20

Pemerintah Indonesia Siap Selenggarakan Presidensi G20

Oktober 2021 Indonesia Akan Terima Presidensi G20 dari Italia

Pengamanan G20 Tahun 2022 Harus Ramah Namun Tegas

Berita terkait
5 Agenda Kerja Sama Bank Sentral Presidensi G20 Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo sebut terdapat lima agenda prioritas di jalur keuangan atau financial track pada presidensi G20 Indonesia
0
Surya Paloh Sebut Nasdem Tidak Membajak Ganjar Pranowo
Bagi Nasdem, calon pemimpin tak harus dari internal partai. Ganjar Pranowo kader PDIP itu baik, harus didukung. Tidak ada membajak. Surya Paloh.