UNTUK INDONESIA
Imbas Corona, Malindo Air Pangkas Gaji 50 Persen
Malindo Air mengeluarkan kebijakan untuk memangkas gaji kayawan hingga 50 persen akibat dampak penyebaran virus corona.
Maskapai berbiaya murah berbasis di Malaysia, Maindo Air terpaksa memangkas gaji karyawan karena sepinya penumpang imbas penyebaran virus corona, sehingga mengganggu pendapatan perusahan. (Foto: Youtube|Yahoo.com).

Kuala Lumpur - Maskapai berbiaya murah (LCC) yang berbasis di Malaysia, Malindo Air mengeluarkan kebijakan untuk memotong gaji karyawan hingga 50 persen. Perusahaan penerbangan patungan antara Malaysia National Aerospace and Defence Industries (51 persen) dan Lion Air dari Indonesia (49 persen) juga memberlakukan cuti selama dua minggu tanpa bayaran. Kedua kebijakan itu terpaksa ditempuh perusahaan karena sepinya penumpang imbas dari penyebaran virus corona jenis Covid-19.

Kepala Eksekutif Malindo Air, Mushafiz Mustafa Bakri mengatakan maskapai menerapkan beberapa langkah untuk mengatasi penurunan pendapatan. Termasuk penangguhan penerbangan, meminta pemasok untuk menunda pembayaran, dan meminta staf untuk menjadi sukarelawan cuti tanpa bayaran.

"Dengan hati yang berat, dengan tidak banyak piihan konkrit lebih lanjut, kami mengharapkan anda untuk mengambil potongan pembayaran gaji pokok hingga 50 persen untuk beberapa bulan ke depan sampai kondisi normal kembali," kata Mushafiz dalam memo yang dikirim Jumat, 6 Maret 2020, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu, 7 Maret 2020.

CoronavirusIlustrasi Virus Corona. (pixabay)

Menurut memo itu lagi, karyawan diminta untuk mengurangi jumah hari kerja menjadi 15 hari dalam sebulan. Manajemen Malindo Air tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Maskapai di seluruh dunia banyak yang menghentikan penerbangan akibat dampak penyebaran virus corona. Sepinya penumpang juga mendorong perusahaan penerbangan memberikan diskon besar-besaran. Namun promosi itu tak mampu mendongkrak jumlah penumpang. Penyebaran virus corona yang bermula di China akhir tahun lalu, telah menginfeksi lebih dari 100 orang di seluruh dunia dan menjadi pukulan besar bagi dunia bisnis, termasuk penerbangan.

Malindo Air adalah maskapai pertama di Malaysia yang memotong gaji karyawan. Beberapa penerbangan juga telah melakukan upaya pengurangan beban biaya untuk mengantisipasi kerugian. Maskapai pelat merah, Malaysia Air, maskapai berbiaya murah, AirAsia Group dan anak usaha untuk layanan penerbangan jarak jauh non stop, AirAsia X, juga melakukan pemangkasan biaya. Bulan lalu, AirAsia X menyatakan, penjualan tiket ke Jepang, Kora dan Australia terkena imbas virus corona. Penerbangan ke China yang paling terkena dampak. []

Baca Juga:

Berita terkait
Kasus Virus Corona di Dunia Hampir Tembus 100 Ribu
Lonjakan kasus baru di Amerika Serikat, China, dan Korea Selatan, membuat jumlah kasus virus corona secara global hampir mendekati 100 ribu.
Antisipasi Cegah Virus Corona Ala Selebriti Dunia
Salah satu langkah pencegahan penularan virus corona selebriti mereka lakukan saat mereka tengah melakukan perjalanan
IMF dan Bank Dunia Siap Perang Lawan Virus Corona
IMF dan Bank Dunia mengeluarkan pernyataan bersama, siap membantu negara yang ekonominya terdampak virus corona.
0
Tes Swab Anggota DPRD Sumut Ini Negatif Covid-19
Anggota DPRD Sumatera Utara, Ebenejer Sitorus, menjadi pasien suspek Covid-19.