Hari ini! Buruh Gelar Aksi Boikot Indomaret

Buntut kasus Anwar Bessy Presiden FSPMI Riden Hatam Aziz mengatakan jutaan buruh melakukan aksi boikot Indomaret jika kasus dibawa ke meja hijau.
Ilustrasi - PT Indomarco Prismatama atau Indomaret Group. (Foto: Tagar/Toracino)

Jakarta – Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riden Hatam Aziz, mengatakan jutaan buruh memulai aksi boikot produk Indomaret, Kamis, 27 Mei 2021, yang diawali dengan dengan sosialisasi boikot.

"Pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB di kantor pusat Indomaret Group, ada orasi dan awalan aksi untuk di seluruh daerah kemudian. Karena mengikuti protokol kesehatan, buruh yang terlibat maksimal 50 orang dari FSPMI semua," kata Aziz.

Aziz mengatakan pihaknya belum menentukan tanggal dimulainya boikot produk perusahaan yang berkaitan, hanya saja dia mengklaim aksi akan diikuti jutaan buruh.

Buruh yang akan ikut aksi adalah buruh yang tergabung dalam sembilan serikat buruh yang merupakan afiliasi dari KSPI dan dua konfederasi buruh di luar KSPI.

Dia juga mengatakan jumlah buruh dilihat dari data KSPI saja anggotanya mencapai 2,2 juta lebih yang sudah tercatat, FSPMI sendiri anggotanya 230 ribu orang, di 160 kota dan kabupaten.

“Rata-rata buruh belanja di Indomaret itu Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1 juta per bulan, kalau rata-rata Rp 500 ribu, silakan saja dikalikan dengan jumlah anggota," ujarnya.

Aziz menyampaikan aksi boikot ini akan terus dilanjutkan apabila pihak perusahaan bersikeras membawa kasus Anwar Bessy ke meja hijau.

Anwar Bessy merupakan Karyawan PT Indomarco Prismatama (Indomaret Group) di Jakarta Utara yang saat ini menjalani persidangan di Pengadilan Negari Jakarta Pusat. Pasalnya, buruh Indomaret tersebut menuntut pembayaran THR 2020 dari Perusahaan

Saat menuntut THR Anwar tidak sengaja merusak gypsum kantor Indomaret, atas kejadian itu manajemen langsung membawa kejadian ini ke ranah hukum.

"Kalau Anwar Bessy tidak dibebaskan kami akan melakukan boikot," ujarnya.


Kami kira semua dapat berpikir dan bertindak jernih serta proporsional.


Sementara itu PT Indomarco Prismatama, pengelola ritel Indomaret, tidak risau dengan ancaman boikot dari buruh membuat konsumen beralih ke pesaing.

"Kami tetap berpikir positif," ujar Direktur Pemasaran Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf, Selasa, 18 Mei 2021.

Terkait ancaman boikot dari buruh, perusahaan meyakini semua pihak dapat berpikir dan bertindak jernih.

“Kami kira semua dapat berpikir dan bertindak jernih, serta proporsional," kata Wiwiek.

Dia juga mengatakan saat ini bisnis ritel yang tersebar di tempat-tempat strategis di berbagai daerah akan terus berupaya meningkatkan layanan yang lebih baik. []

Berita terkait
Viral, Pencurian Motor di Indomaret Rembang Hanya 30 Detik
Aksi pencurian motor di Indomaret Rembang viral di media sosial. Pencuri hanya butuh waktu kurang dari 30 detik saat beraksi.
Karyawan Indomaret Keluarkan Petisi Soal THR
Karyawan Indomaret mengeluarkan petisi mendesak manajemen PT Indomarco Prismatama, pengelola minimarket untuk tidak mengurangi pemberian THR.
0
Jalan Tol Serpong-Cinere Bayar Rp 11.000 Mulai 2 Juni
Jalan Tol Serpong-Cinere, ruas Seksi I Serpong-Pamulang mulai dikenakan tarif sebesar Rp11.000 untuk golongan 1 mulai Rabu, 2 Juni 2021.