Indonesia
Hari Es Krim Sedunia di CFD Jakarta dan Sejarahnya
Jika Anda kebetulan sedang di area CFD Jakarta, Anda bisa ikut merayakan hari jadi kuliner favorit banyak kalangan, es krim.
Ilustrasi Es Krim. (delish)

Jakarta - Jika Anda kebetulan sedang di area CFD (Car Free Day) Jakarta, Anda bisa ikut merayakan hari jadi kuliner favorit banyak kalangan, es krim. Ternyata mengonsumsi es krim bisa membangkitkan kegembiraan.

Es krim dapat dikatakan merupakan menu makanan yang disukai mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Rasanya yang manis, dingin dan pekat, serta teksturnya yang lembut cocok untuk siapa saja, apalagi saat cuaca panas. 

Pada tahun 1984, Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan menyatakan bahwa bulan Juli ditetapkan sebagai Hari Es Krim Sedunia atau National Ice Cream Month. Di Indonesia sendiri produsen Es krim Joyday akan menggelar #21isJoyDay di Jakarta CFD pada hari Minggu, 21 Juli 2019 untuk memperingati Hari Es Krim Sedunia.

Brand Manager Joyday Ice Cream Yogi Maringgi mengatakan acara ini akan digelar di Dukuh Atas (depan patung Jenderal Sudirman), Sarinah Thamrin dan FX Senayan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari Long march dari Dukuh Atas ke Bunderan HI dan kembali ke Dukuh Atas. Acara ini turut dimeriahkan dengan marching band, Zumba dance, Bagi-bagi es krim gratis, Games seru dan Stand-up comedy.

Awalnya Dari Salju

Perlu diketahui, Sejarah es krim pertama kali konon muncul pada zaman Romawi pada masa kepemimpinan Kaisar Nero tahun 64 Masehi. Diceritakan, bahwa pada masa itu, sang kaisar menginginkan makanan penutup yang dingin. Kemudian, dibuatkan kombinasi antara salju halus, nektar, sirop buah, dan madu.  

Sementara di China es krim baru mulai dikenal sekitar tahun 700 M. Kemunculan es krim di Cina dimulai ketika Raja Tang dari kerajaan Shang mendapatkan hadiah berupa gumpalan salju pada saat selesai makan malam. Kemudian salju itu diproses dengan memberi campuran susu dan sari buah, dan dilumuri dengan madu. Makanan penutup yang dikenal dengan istilah xuebaite tersebut ternyata menjadi makanan kesukaan sang raja, yang akhirnya dipopulerkan di lingkungan kerajaan.

Semakin berkembangnya zaman, produksi pembuatan es krim saat itu meningkat pesat seiring dengan inovasi teknologi seperti teknologi pendingin mekanis, penemuan tenaga uap dan listrik. Teknik pengemasan makanan serta pengetahuan dalam proses pembekuan sampai saat ini pun semakin banyak diketahui masyarakat.

Mengkonsumsi es krim juga dapat merangsang proses terbentuknya hormon dan juga thrombotonin. Fungsi hormon ini adalah untuk menenangkan hati, mengurangi rasa stress serta memperbaiki suasana hati. 

Es krim juga terbukti dapat membantu membuat seseorang mengubah mood yang negatif menjadi positif serta membuat mood yang sudah positif menjadi lebih bahagia dan merasa senang. Tampilan dengan rasa yang nikmat itu dapat membuat mood kita semakin baik.

Es krim merupakan salah satu kudapan yang tidak bisa ditolak oleh banyak orang karena selain menyegarkan, es krim juga memberi banyak manfaat bagi kesehatan asal tidak dikonsumsi secara berlebihan. []

Berita terkait
0
Bonek Bentangkan Spanduk Surabaya-Papua Bersaudara
Suporter Persebaya Surabaya Bondo Nekat atau yang sering disebut Bonek membentangkan spanduk bertuliskan 'Surabaya-Papua bersaudara.