Jakarta, (Tagar 6/12/2018) - Bahar bin Smith dijadwalkan dilakukan pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Kamis (6/12) terkait kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. Bahar Smith diperiksa terkait laporan yang diajukan oleh Jokowi Mania pada Rabu (28/12) lalu.

Pemeriksaan Bahar Smith diagendakan pukul 10.00 WIB, namun hingga saat ini pukul 11.08 WIB kedatangannya belum juga terlihat.

Dari pantauan Tagar News, pemeriksaan Bahar Smith ini dikawal puluhan anggota ormas Front Pembela Islam (FPI), yang sudah berada di kawasan Bareskrim Polri.

Mereka memakai baju putih-putih di depan gedung Bareskrim Polri, salawatan, mendoakan kelancaran pemeriksaan Bahar Smith.

Menurut Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi, rombongan yang hadir di depan Gedung Bareskrim Polri ini untuk mengawal dan mendukung agenda pemeriksaan Habib Bahar.

"Pertama kedatangan kita mau mengawal dan mendukung Habib Bahar Bin Smith dalam hal pemanggilan oleh Bareskrim. Intinya kita hanya mengawal beliau," kata Maman Suryadi seorang anggota FPI di depan Gedung Bareskrim Polri, Kamis (6/12).

Maman mengatakan, rombongan yang datang hari ini bukan hanya dari FPI saja, tetapi berbagai ormas juga datang untuk mendukung Bahar Smith.  

"Dari FPI, Jawara Betawi, dari majelis majelis taklim, pokoknya ormas-ormas lah. Di sini kami hanya menuntut keadilan," ucap dia.

Sebelumnya, Sekjen Jokowi Mania Laode Kamarudin mempolisikan Bahar Bin Smith terkait video ceramah Bahar Smith yang menyatakan 'Jokowi kayaknya banci'. Polisi menindaklanjuti laporan tersebut.

Laporan terhadap Bahar Smith muncul akibat pernyataannya dalam sebuah video di media sosial. Dalam video itu ia menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat. Ia juga menyebut Jokowi sebagai seorang banci.

Laporan terhadap Bahar Smith di kepolisian tersebut tertuan dalam nomor: LP/B/1551/XI/ 2018/Bareskrim tanggal 28 November 2018. []