Jakarta - Menghabiskan dana US$80 juta (Rp 21,14 triliun), akhirnya Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan teknologi jam atom atau Deep Space Atomic Clock. 

Deep Space Atomic Clock nantinya untuk mengatasi masalah komunikasi disebabkan banyaknya pesawat ruang angkasa beroperasi di Mars. 

Pesawat ruang angkasa bergantung pada sistem relai dua arah yang perlu memantulkan sinyal berbasis di Bumi. Kemudian mencari tahu posisi dan arah pergi pesawat luar angkasa itu. []

Lihat juga: