Filipina Cabut Larangan Perjalanan dari 10 Negara

Filipina mencabut larangan terhadap pelancong dari 10 negara termasuk India, Uni Emirat Arab dan Indonesia mulai 6 September 2021
Penumpang pakai hazmat untuk perlindungan terhadap Covid-19 berjalan di dalam Bandara Internasional Ninoy Aquino di Paranaque, Metro Manila, Filipina, 14 Januari 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Eloisa Lopez)

Manila – Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Sabtu, 4 September 2021, mengatakan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mencabut larangan terhadap pelancong dari 10 negara termasuk India, Uni Emirat Arab dan Indonesia. Namun, pelacong dari 10 negara tersebut tetap harus jalani karantina 14 hari saat kedatangan.

Larangan, yang diterapkan pada April 2021 kemudian diperluas ke lebih banyak negara pada Juli 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Delta yang lebih menular, akan dicabut pada Senin, 6 September 2021. Hal ini dikatakan oleh Juru Bicara Kepresidenan, Harry Roque, dalam sebuah pernyataan.

lockdown manilaIlustrasi: Lock down di Metro Manila, Filipina, 16 Maret 2020 (Foto: straitstimes.com/Reuters)

Sejauh ini jumlah kasus Covid-19 di Filipina sampai tanggal 4 September 2021 dilaporkan sebanyak 2.060.965 dengan 34.061 kematian. Jumlah kasus harian terbanyak dilaporkan tanggal 30 Agustus 2021 yaitu 22.194.

Roque mengatakan wisatawan dari India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Uni Emirat Arab, Oman, Thailand, Malaysia, dan Indonesia harus menghabiskan 14 hari di karantina pada saat kedatangan (ah)/Reuters/voaindonesia.com. []

Jumlah Kasus Covid-19 di Filipina Tembus 1 Juta

Duterte Umumkan Langkah Filipina Cegah Virus Corona Baru

Filipina Capai Rekor Tertinggi Kematian Covid-19

Jumlah Kasus Covid-19 di Filipina Tembus 2 Juta

Berita terkait
Jumlah Kasus Covid-19 di Filipina Tembus 2 Juta
Filipina sendiri mencapai jumlah kasus Covid-19 tembus 2 juta, yaitu 2.003.863, pada tanggal 2 September 2021
0
Filipina Cabut Larangan Perjalanan dari 10 Negara
Filipina mencabut larangan terhadap pelancong dari 10 negara termasuk India, Uni Emirat Arab dan Indonesia mulai 6 September 2021