UNTUK INDONESIA
Ema: Kelonggaran Sektor Hiburan Diiringi Protokol Kesehatan
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid beri kelonggaran pada sektor hiburan di Bandung namun dengan protokol kesehatan yang ketat.
Ema Sumarna selaku Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 di Bandung. (Foto: Tagar/Pemkot Bandung)

Jakarta - Ema Sumarna selaku Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 di Bandung beri kelonggaran pada Sektor Hiburan namun harus tetap terapkan protokol kesehatan.

Melaui Forum Group Discussion (FGD) sebagai narasumber secara daring bersama Tribun Jabar pada Rabu, 21 Oktober 2020, Ema mengakui bahwa sektor hiburan menjadi satu hal yang penting dalam menyokong perekonomian di Kota Bandung, untuk itu pihaknya tetap mengindahkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran pandemi Covid-19.

"Tim Gugus Tugas Kota Bandung ini memikirkan bagaimana melakukan akselerasi penanganan covid dan akselerasi revovery ekonomi. Istilahnya kami mencari titik keseimbangan," ujar Ema.

Sektor hiburan juga menjadi bagian dari penyumbang pajak bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung. Kemudian juga menjadi sumber pekerjaan bagi banyak masyarakat pada beragam sektor hiburan.

Namun, menurut Ema Tim Gugus Tugas Covid-19 tidak seenaknya memberikan keringanan melainkan pihaknya memberikan tempat hiburan tersebut kelonggaran namun harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

"Tetap harus dengan kajian dan simulasi pelaksanaan dengan standar protokol kesehatan. Kita cek ke lapangan. Kita terapkan persyaratan-persyaratan yang sangat ketat," tegas Ema.

Untuk selanjutnya, Ema menjelaskan, melaui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan mengawasi pelaksanaan kegiatan ekonomi pada sektor hiburan tersebut. Sehingga tidak membiarkan pertumbuhan ekonomi berlanjut namun mengancam kesehatan masyarakat.

"Kalau yang berkenaan dengan hiburan, Disbudpar panglima lapangan yang secara intens mengawasi ke lapangan. Kami menerima regular report," katanya.

Dia juga menyampaikan semua pihak telah berjanji akan mengikuti aturan yang ada dan apabila melanggar aturan tersebut akan menerima konsekuensi sanksi terberat bahkan pencabutan izin operasional.

"Alhamdulillah tidak menerima adanya pelanggaran. Karena apabila ada pelanggaran maka sudah berkomitmen kegiatan usaha akan dihentikan dan ada ancaman pencabutan izin operasional," ujar Ema.

Dia meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya pengelola tempat hiburan dan pengunjung untuk mengikuti protokol kesehatan yang sudah dianjurkan. Sehingga usaha dalam meningkatkan ekonomi kembali ini dapat bersamaan dengan upaya untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 kembali. []

Baca juga:



Berita terkait
Sri Mulyani: Harga Vaksin Covid-19 Belum Pasti
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, Pemerintah akan menambahkan biaya cadangan untuk membeli vaksin Covid-19 lantaran tidak adanya kepastian harga.
Bantu Pasien Covid Sembuh, PMI Solo Siapkan Plasma Darah
Plasma konvaselen dari pedonor penyintas ternyata mampu membantu kesembuhan pasien Covid-19. PMI Solo menyiapkan terapi plasma tersebut.
Komisi IX DPR: Masyarakat Mulai Terbiasa Hadapi Covid-19
Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena menilai masyarakat mulai terbiasa menghadapi pandemi Covid-19 dan paham cara menghadapinya.
0
Antusiasme Jokowi Resmikan Jembatan Ikonik Teluk Kendari
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Jembatan Teluk Kendari yang pengerjaannya sejak 2015 lalu. Ini menjadi ikonik sekaligus bermanfaat.