Depok Tak Berkembang Meski Anggarannya Besar Selama 15 Tahun

Forum Almuni Depok mengatakan, memilih Pradi-Afifah adalah konsekuensi logis bagi yang menginginkan perubahan di Kota Depok setelah 15 tahun.
Joris Tutupoly ketua Forum Almuni Depok bersama Calon Wakil Wali Kota Depok Afifah Alia.(Foto:Tagar/MediaKita)

Jakarta – Ketua Forum Almuni Depok, Joris Tutupoly mengatakan, memilih Pradi-Afifah adalah konsekuensi logis bagi siapapun yang menginginkan perubahan di Kota Depok. Sebab, hal itu sejalan dengan program Palson nomor urut satu yang berslogan ‘Benahi Depok’ Untuk Lebih Baik dan Lebih Maju.

“Program yang diusung oleh Pradi-Afifah setidaknya mencoba memecah kebuntuan system yang telah membatu. Anggaran besar yang selama ini dikelola oleh Pemerintah Kota Depok selama 15 tahun tak nampak wujudnya,” kata Joris belum lama ini di Depok.

Forum Almuni Depok, adalah perkumpulan beberapa perguruan tinggi dan SMA. Mereka menyatakan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pradi Supriatna–Afifah Alia di pilkada Depok, 9 Desember 2020 mendatang.

Joris juga menyebut, dalam 15 tahun terakhir Kota Depok praktis tidak berkembang. Berbagai kebijakan dari Pemerintah Kota Depok cenderung kontra produktif dengan karakter Depok yang sesungguhnya pluralis, sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pengebirian agenda kesenian menutup ruang ekspresi warga yang malah memunculkan perilaku negatif yang termanifestasikan dalam berbagai tindak kriminal,” tegasnya.

Anggaran besar yang selama ini dikelola oleh Pemerintah Kota Depok selama 15 tahun tak nampak wujudnya.

Kondisi yang cenderung memburuk tersebut, membuat beberapa Alumni Perguruan Tinggi dari UI, IPB, UGM, ITB, ITS, Forum Alumni Jawa Timur, Unpar, UP dan Alumni SMA Jakarta Bersatu yang berada di Wilayah Depok merasa perlu adanya perubahan di Kota Depok.

“Dari pertemuan informal kemudian mengerucut membentuk Forum Alumni Depok. Dimana kemudian bergabung juga Pertiwi dan Projo cabang Depok. Dalam konteks Pilwakot Kota Depok 2020 yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020, Forum Alumni Depok secara sadar, bahwa peluang perubahan ada pada Pasangan Calon nomor urut satu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia,” jelasnya.

Adapun menurut Forum Alumni Depok, beberapa program kerja yang seiring dengan persoalan yang membelit warga Depok selama ini antara lain:

1. Berobat Gratis Yang Memiliki KTP Depok

2. Memberikan Wadah Untuk Kaum Millenial Depok Dalam Berekspresi

3. Mengatasi Angkutan Massal & BUMD Transportas Dalam Mengurangi Kemacetan

4. Memberikan Insentif Siswa Berprestasi Bagi Keluarga Kurang Mampu

5. Membangun Pusat Kebudayaan Dan Kesenian Daerah. []

Infografis: Visi dan Misi Pradi-AfifahVisi-misi yang diusung Pradi-Afifah. (Infografis: Tagar/Regita Setiawan P)

Berita terkait
Perlakuan Idris Kepada Pradi Sebagai Wakil Wali Kota Depok
Cawalkot Depok nomor urut 1 Pradi Supriatna mengatakan, selama hampir 1 periode mendampingi Idris ia tidak dilibatkan dalam pengambilan kebijakan.
KH Imam Asrori: Yang Dukung Idris, Dipastikan Bukan Orang NU
Wakil Ketua MWC Nahdlatul Ulama Kecamatan Beji, Imam Asrori menyatakan, PBNU mendukung penuh Pradi-Afifah seperti instruksi para Kiai dan Ulama.
Idris Tak Perhatikan Seniman, Milenial Depok Kena Imbas
Sukardi menilai tak adanya perhatian Mohammad Idris terhadap seniman dan para budayawan di Depok berdampak pada ketidak tahuan generasi milenial.
0
Amerika Kutuk Penutupan Museum Tiananmen di Hong Kong
Amerika mengutuk upaya Hong Kong untuk menghapus sejarah pembantaian Lapangan Tiananmen dengan menutup museum